Perang Dagang AS-China Berpotensi Kuatkan Rupiah

  • Fakta.News - 7 Des 2018 | 06:22 WIB
Perang Dagang AS-China Berpotensi Kuatkan Rupiah
Perang dagang AS-China berpotensi kuatkan rupiah(Ilustrasi)

Jakarta – Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA), David Sumual menyebut, bahwa perang dagang antara Amerika Serikat dan China berpotensi kuatkan mata uang Rupiah. Menurut David, perang dagang AS-China berpotensi menguatkan mata uang Rupiah jika Indonesia bisa menarik perputaran mata uang Dollar AS ke dalam negeri. Lebih lanjut ia menerangkan bahwa pemerintah bisa memberikan kemudahan untuk investasi asing dalam bentuk investasi langsung (Foreign Direct Investment).

“Window opportunity kesempatan memperbaiki kondisi struktural apa, kemudahan berbisnis di Indonesia. Kemudahan perizinan, pembebasan lahan, itu isu-isunya itu aja. Konsistensi kebijakan kita pusat daerah, bagaimana membuat paket yang menarik bagi investor. Bagaimana mengundang FDI (foreign direct investment) yang orientasinya ekspor,” papar David, (6/12/18).

Baca Juga:

David juga mengatakan Rupiah berpotensi menguat, jika finansial Indonesia dibantu dengan kemudahan investasi dalam bentuk Dollar AS.

“Demand masih cukup bagus untuk instrumen financial Indonesia, jadi dimanfaatkanlah mumpung demand kuat bisa itu bisa nambah supply pasokan valas di pasar,” tutur David.

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar