Rasim Pedagang Keliling yang Jadi Inspirator Desa Mandiri di Banyumas

  • Fakta.News - 18 Mar 2018 | 10:32 WIB
Pedagang Keliling yang Jadi Inspirator Desa Mandiri di Banyumas
Rasim, pedagang keliling yang jadi inspirator desa mandiri(foto: satelitpost)

Banyumas – Pernah mendengar Agrowisata Bulak Barokah? Belakangan ini, objek wisata baru yang letaknya di Desa Langgosari, Kecamatan Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah tersebut ramai didatangi orang. Mereka yang datang umumnya memang ingin belajar dan mengetahui pertanian gula kelapa.

Tak cuma itu, pengunjung yang umumnya datang membawa keluarga juga bisa berwisata sambil berkebun, berternak, sampai memancing. Agrowisata memang tengah tren di antara jenis wisata lainnya.

Baca Juga:

Berubahnya desa yang semula angker dan terbengkalai itu menjadi desa yang ramai dan hidup tak terlepas dari peran Kepala Desa Langgosari, Rasim. Di bawah kepemimpinannya, perekonomian warganya ikut terderek naik berkat adanya agrowisata di desanya.

“Saya terinspirasi kata-kata Bung Karno tentang desa yang berdikari. Kalau desa mau maju harus memiliki usaha sendiri,” kata Rasim.

Ya, jika Dana Desa oleh sebagian kepala desa digunakan untuk infrastruktur jalan, Rasim justru memanfaatkannya untuk merintis agrowisata sebagai pusat bisnis desa, serta memperkuat BUMDes.

Tak disangka, Agrowisata Bulak Barokah pun kini mulai dilirik pelancong sejak resmi dibuka pada November 2017 lalu. Mereka yang datang bahkan ada yang dari Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, dan pusat Kota Banyumas sendiri.

Rasim 5

Sekadar informasi, Desa Langgongsari mendapat dana desa sebesar Rp315 juta pada 2015, Rp600 juta pada 2016, dan Rp922 juta pada 2017. Rasim menggunakannya untuk membangun berbagai bidang usaha mulai dari pertanian, peternakan, perdagangan, hingga sentra pengolahan gula kelapa. Semua dibangun secara terpadu di satu lokasi.

“Berharapnya 10-15 tahun ke depan produksi gula merah dari desa ini bisa mencapai 10 ton per hari dengan kualitas ekspor,” akunya.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3

BACA JUGA:

Tulis Komentar