Connect with us

Panglima TNI Hadi Tjahjanto Mutasi dan Promosi Jabatan 108 Perwira Tinggi

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

Jakarta – Dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI ke depan yang semakin kompleks dan dinamis, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan di lingkungan TNI.

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/943/X/2021 tanggal 25 Oktober 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 108 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 54 Pati TNI AD, 26 Pati TNI AL dan 28 Pati TNI AU.

54 Pati TNI AD yaitu Letjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P. dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Seff Nurdin dari Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Dr. Budi Pramono, S.I.P., M.M., M.A.,(GSC)., CIQaR., CIQnR. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI, Mayjen TNI Herianto Syahputra, S.I.P., M.Si., dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI, Brigjen TNI dr. Noch Tiranduk Mallisa, M.Kes., dari Pa Sahli Tk. II Bid. Banusia Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Cba Eko Ganento Utomo dari Kabag Datin Bainstrahan Kemhan menjadi Pa Sahli Tk.II Bid. Banusia Panglima TNI, Brigjen TNI Darmaya, S.E., dari Dircab Pusbekangad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Cba Akhmad Muzamil dari Kasubditbinjasaang Sdircab Pusbekangad menjadi Dircab Pusbekangad, Mayjen TNI Subiyanto dari Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Jahpers menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

Mayjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M., M.Tr.(Han)., dari Pangdam VI/Mlw menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Jahpers, Mayjen TNI Teguh Pujo Rumekso dari Danpuspenerbad menjadi Pangdam VI/Mlw, Brigjen TNI Bueng Wardadi, S.I.P., M.H., dari Wadanpuspenerbad menjadi Danpuspenerbad, Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo, S.I.P., dari Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Banusia menjadi Wadanpuspenerbad, Kolonel Caj H. Ary Soebagijo, S.S., S.E., M.M. dari Wadirajenad menjadi Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Banusia, Mayjen TNI Isdarmawan Ganemoeljo dari Kapusbekangad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Helly Guntoro, S.Sos., dari Wakapusbekangad menjadi Kapusbekangad, Brigjen TNI Yayan Suryana, S.I.P. dari Waaslog Kasad Bid. Bekpalkes menjadi Wadanpusbekangad, Brigjen TNI Endi Servandy, S.Sos., M.M. dari Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Wassus menjadi Waaslog Kasad Bid. Bekpalkes, Kolonel Czi Kuwat Raharjo dari Pamen Ahli Bid. Ilpengtek Kodiklatad menjadi Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. Wassus.

Brigjen TNI Hadi Santoso dari Ir Secapaad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Heri Sapari dari Kapoksahli Pangdam XVI/Ptm menjadi Ir Secapaad, Kolonel Inf Adam Suwarno Pangeran, S.Sos., M.M. dari Paban Sahli Kasad Bid. Kum menjadi Kapoksahli Pangdam XVI/Ptm, Brigjen TNI Roni Pasaribu, S.I.P., M.A. dari Dir B Bais TNI menjadi Dir D Bais TNI, Mayjen TNI Ricky Fredrik Winowatan MDS dari Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Untung Budiharto dari Sestama BNPT menjadi Staf khusus Panglima TNI, Mayjen TNI H. Dedi Sambowo dari Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI menjadi Sestama BNPT, Mayjen TNI Tri Martono, S.I.P., M.I.P. dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI, Mayjen TNI Nisan Setiadi, S.E., dari Danpussenarhanud Kodiklatad menjadi Deputi Bid. Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, Brigjen TNI Yudi Abrimantyo, S.I.P., M.Sc., dari Ses Ditjen Strahan Kemhan menjadi Kabainstrahan Kemhan, Brigjen TNI Dr. Untung Purwadi, S.E., M.Si. dari Dir Jakstrahan Ditjen Strahan Kemhan menjadi Ses Ditjen Stahan Kemhan, Kolonel Kav Oktaheroe Ramsi, S.I.P., M.Sc. dari Kasubdit Multilateral Dit Kersinhan Ditjen Srtahan Kemhan menjadi Dir Jakstrahan Ditjen Strahan Kemhan.

Brigjen TNI Kartiko Wardani, M.Tr.(Han) dari Kapusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan menjadi Sahli Menhan Bid. Sosial Kemhan, Kolonel Inf Ade Kurnianto dari Kabid Evaluasi Peningkatan Mutu Dik dan Pelatihan Pusdikbelneg Badiklat Kemhan menjadi Kapusdiklat Bela Negara Badiklat Kemhan, Brigjen TNI Achmad Budiono, S.I.P. dari Kapuslitbang Sumdahan Balitbang Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Ignatius Eko Djoko Purwanto, S.A.P., S.E., M.M. dari Kapus Infostrahan Bainstrahan Kemhan menjadi Kapuslitbang Sumdahan Balitbang Kemhan, Kolonel Inf Robi Herbawan, S.E. dari Analis Kebijakan Madya Bidang Sosial Ro TU dan Prot Setjen Kemhan menjadi Kapus Infostrahan Bainstrahan Kemhan, Brigjen TNI Rahmat Triyono, S.E. dari Ses Itjen Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

Brigjen TNI Yos Trioso, S.E. dari Ir IV Itjen Kemhan menjadi Ses Itjen Kemhan, Kolonel Inf Ketut Budiastawa, S.Sos., M.Si. dari Auditor Madya Itjen Kemhan menjadi Ir IV Itjen Kemhan, Brigjen TNI Abdul Rahman Made, S.I.P., M.Si. dari Ses Ditjen Kuathan Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AD (Dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Totok Sugiharto, S.Sos. dari Dir Fasjas Ditjen Kuathan Kemhan menjadi Ses Ditjen Kuathan Kemhan, Kolonel Czi Dedi Rusdianto, S.E., M.M. dari Auditor Madya Itjen Kemhan menjadi Dir Fasjas Ditjen Kuathan Kemhan, Brigjen TNI Marjani, S.I.P. dari Bandep Ur. Informasi dan Pengolahan Data Setjen Wantannas menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Drs. Haris Sarjana, M.M., M.Tr.(Han) dari Karo Persidangan Sistem Informasi dan Pengawasan Internal Setjen Wantannas menjadi Bandep Ur. Informasi dan Pengolahan Data Setjen Wantannas, Kolonel Chb I Gusti Putu Wirejana, S.T., M.M.S.I. dari Analis Kebijakan Bidang Telematika Setjen Wantannas menjadi Karo Persidangan Sistem Informasi dan Pengawasan Internal Setjen Wantannas.

Brigjen TNI Heru Triyanto, S.Sos. dari Bandep Ur. Sosial Budaya Setjen Wantannas menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Yudha Fitri dari Paban III/Latga Sops TNI menjadi Bandep Ur. Sosial Budaya Setjen Wantannas, Brigjen TNI Ganef Suwondo, S.I.P. dari Bandep Ur. Lingkungan Alam Setjen Wantannas menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Czi Drs. A. Jaka Tandang, M.Cs. dari Paban III/Biddagri Sintel TNI menjadi Bandep Ur. Lingkungan Alam Setjen Wantannas, Brigjen TNI Abdurrahman, S.A.N., M.Tr.(Han) dari Dirprogbangdik Debiddikpimkatnas Lemhannas menjadi Diropsdik Debiddikpimkatnas Lemhannas, Brigjen TNI Joni Abdi dari Dosen Tetap Unhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Aang Suharlan, M.A. dari Agen Madya pada Direktorat Rendalgiat Ops Deputi I Bid. Intelijen Luar Negeri BIN menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Weni Okianto, S.H., M.H. dari Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun) dan Brigjen TNI Junior Tumilaar, S.I.P., M.M. dari Irdam XIII/Mdk menjadi Staf Khusus Kasad.

26 Pati TNI AL yaitu Laksda TNI Dr. Bambang Wiratama, S.E., M.M., CHRMP dari Pa. Sahli Tk. III Bid. Banusia Sahli Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Dr. R. Anang Dwi Kuncoro, S.E., M.M., CFrA., CHRMP. dari Waaspers Kasdal menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Sahli Panglima TNI, Brigjen TNI (Mar) Endang Taryo, S.E., M.Si., CHRMP. dari Dankodikmar Kodiklatal menjadi Waaspers Kasal, Kolonel Mar Ili Dasili, S.E. dari Koorsmin Kasal menjadi Dankodikmar Kodiklatal, Laksma TNI Hargianto, S.E., M.M., M.Si.(Han) dari Danlantamal II Pdg Koarmada I menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Endra Sulistiyono, S.E., M.M. dari Kapok Sahli Koarmada III menjadi Danlantamal II Pdg Koarmada I, Kolonel Laut (P) Budi Jatmiko, S.T., M.A.P., CHRMP. dari Paban I Rendik Ditdik Kodiklatal menjadi Kapok Sahli Koarmada III, Brigjen TNI (Mar) Hasanudin dari Pati Sahli Kasal Bid. Sumda Hanneg menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

Laksma TNI Hana Rochijadi, S.E., M.A.P. dari Kapok Sahli Koarmada I menjadi Pati Sahli Kasal Bid. Sumda Hanneg, Kolonel Laut (KH/W) Tresna Kusumawati, S.Pd., M.A.P., CHRMP. dari Danlanal Bdg Lantamal III Jak Koarmada I menjadi Kapok Sahli Koarmada I, Laksma TNI Dr. drg. Ganesha Wandawa, Sp.Perio. dari Kaladokgi RE. Martadinata menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Kolonel Laut (K) drg. Agus Gamal Putra dari Paban Utama Narkoba Sahli Bid. Sosbudkum Ham dan Narkoba Sahli Panglima TNI menjadi Kaladokgi R.E. Martadinata, Laksma TNI A. Hari Supriyanto, S.E., M.Tr.(Han) dari Kapok Sahli Koarmada II menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Kolonel Laut (T) Eko Gajah Seno, S.T. dari Pamen Sahli Bid. Kersin Sahli Kasal Bid. Wilnas menjadi Kapok Sahli Koarmada II, Laksma TNI Samsudin Safari Panjaitan dari Staf Khusus Kasal menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI.

Laksma TNI Antongan Simatupang dari Dirdok Kodiklatal menjadi Staf Ahli Bidang Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman Kemenko Polhukam, Laksma TNI Dato Rusman, S.N., S.E., M.Si. dari Danguspurla Koarmada I menjadi Dirdok Kodiklatal, Kolonel Laut (P) Hudiarto K.U., M.A., M.M.S., P.S.C.(Joint) dari Paban I Jakrenstra Srenal menjadi Danguspurla Koarmada I, Laksma TNI Tedjo Sukmono, S.H., CHRMP. dari Wakapuspen TNI menjadi Deputi Bid. Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan BNPP (Basarnas), Laksma TNI Kisdiyanto, M.Tr.Opsla. dari Staf Khusus Kasal menjadi Wakapuspen TNI, Laksma TNI Drs. I Putu Arya Angga S. dari Waasintel Panglima TNI menjadi Deputi Bid. Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla, Laksma TNI Suhartoyo, CHRMP. dari Direktur Penelitian dan Pengembangan Kamla Deputi Bid. Kebijakan dan Strategi Bakamla menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Kolonel Laut (E) Oki Samudra, S.E., M.M. dari Sahli Pang E Teklog Koarmada I menjadi Direktur Penelitian dan Pengembangan Kamla Deputi Bid. Kebijakan dan Strategi Bakamla.

Laksda TNI Umar Arief, S.E. dari Kabadiklat Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Roberth Wolter Tappangan, S.H. dari Koorsahli Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun) dan Laksda TNI Isbandi Andrianto, S.E., M.M. dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

28 Pati TNI AU yaitu Marsma TNI Dra. Rini Mukayani, M.A.P. dari Pa Sahli Tk. II Jahpers Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasau, Kolonel Adm Nelson Michiil Noak dari Paban IV/Komsosdirga Spotdirga menjadi Pa Sahli Tk. II Jahpers Panglima TNI, Marsda TNI Rochmadi Saputro, S.A.P., M.Si. dari Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasau, Marsma TNI Budi Prasetyono, S.T. dari Kadismatau menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI, Marsma TNI Julianto Sutrisnawan dari Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas menjadi Kadismatau, Kolonel Tek Wahyu Laksito dari Paban I/Ren Slog TNI menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas.

Marsda TNI Tri Suryono dari Dankoharmatau menjadi menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Eddy Supriyono, S.E., M.M. dari Kadisaeroau menjadi Dankoharmatau, Marsma TNI Oki Yanuar, S.T. dari Kadislitbangau menjadi Kadisaeroau, Marsma TNI Susanto, S.T. dari Ir Koharmatau menjadi Kadislitbangau, Kolonel Tek Didik Bangun Rahardjo, S.Sos. dari Paban II/Bekum Slog TNI menjadi Ir Koharmatau, Marsda TNI Djamaluddin, M.Si.(Han) dari Aslog Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsda TNI Fadjar Sumarijadji, M.Sc. dari Asintel Kasau menjadi Aslog Kasau, Marsma TNI I Wayan Sulaba dari Waasintel Kasau menjadi Asintel Kasau.

Marsma TNI Budi Sutriarso dari Dir D Bais TNI menjadi Waasintel Kasau, Kolonel Pnb Ridha Hermawan, M.Han. dari Paban Utama E-4 Dit E Bais TNI menjadi Dir B Bais TNI, Marsma TNI Asmawie Prawiro dari Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Kolonel Adm Istiyanto dari BP Satker Mabesau Diskuau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem, Marsma TNI Maman Suherman, M.A.P. dari Diropsdik Debiddikpimkatnas Lemhannas menjadi Deputi Bid. Pengembangan Setjen Wantannas, Marsma TNI Andi Wijaya dari Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bid. Ideologi Lemhannas menjadi Dirprogbangdik Debiddikpimkatnas Lemhannas, Kolonel Pnb Danang Setyabudi dari Sesdissurpotrudau menjadi Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bid. Ideologi Lemhannas.

Marsda TNI F. Indrajaya, S.E., M.M. dari Tenaga Ahli Pengajar Bid. Hubungan Internasional Lemhannas menjadi Deputi Bid. Sarana dan Prasarana dan Sistem Komunikasi Pencarian dan Pertolongan BNPP (Basarnas), Marsma TNI Arif Widianto, S.A.B., M.Tr.(Han) dari Direktur Bina Tenaga BNPP (Basarnas) menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bid. Hubungan Internasional Lemhannas, Marsma TNI M. Somin, S.Sos. dari Direktur Sarana dan Prasarana BNPP (Basarnas) menjadi Direktur Bina Tenaga BNPP (Basarnas), Kolonel Pnb Awang Kurniawan, S.T., M.Si  dari Kapuskodalau menjadi Direktur Sarana dan Prasarana BNPP (Basarnas), Marsda TNI Asep Chaerudin, M.A.S.S. dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Joko Yochanan, S.E., M.A., M.Tr.(Han) dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun) dan Marsma TNI M. Veronica Tig, S.E., M.M. dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun).

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Putu Supadma Sampaikan Peran Parlemen Indonesia Hadapi Perubahan Iklim di Forum P20

Oleh

Fakta News
Putu Supadma Sampaikan Peran Parlemen Indonesia Hadapi Perubahan Iklim di Forum P20
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Putu Supadma Rudana menyampaikan peran parlemen Indonesia dalam menghadapi Climate Change dalam 2nd Session Parliamentary Forum in The Context of The G20 Parliamentary Speaker's Summit (P20) di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (5/10/2022). Foto: DPR RI

Jakarta – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Putu Supadma Rudana menyampaikan peran parlemen Indonesia dalam menghadapi Climate Change dalam 2nd Session Parliamentary Forum in The Context of The G20 Parliamentary Speaker’s Summit (P20) dengan tema “How can parliaments help reach emission reduction targets and facilitate global cooperation on climate change in timer of multiple crises?”.

Dalam sesi tersebut, Putu mengatakan bahwa dalam mengatasi perubahan iklim, parlemen memiliki peran yang dalam menentukan perumusan kebijakan melalui tiga fungsinya yakni legislatif, anggaran dan pengawasan. Salah satunya adalah dengan memastikan undang-undang yang dibuat sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Dalam konteks ini, kita harus memastikan bahwa undang-undang atau tindakan tentang perubahan iklim bersifat inklusif, dan sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan tiga pilar ekonomi, sosial dan lingkungan, yang sangat penting selama fase pemulihan pandemi Covid-19,” ujarnya di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (5/10/2022).

Untuk mewujudkan hal tersebut, Putu berpandangan bahwa anggota parlemen harus mengintegrasikan pendekatan berbasis hak asasi manusia dalam perubahan iklim. Hal ini berarti sebagai anggota parlemen harus mengarusutamakan dan meningkatkan visibilitas prinsip-prinsip hal asasi manusia yang non diskriminasi, berbasis kesetaraan, akuntabilitas, dan partisipatif dalam proses pengambilan keputusan.

Lebih lanjut, dari segi peraturan undang-undang, Indonesia sendiri telah mengadopsi undang-undang, peraturan dan langkah-langkah dalam usaha menghadapi perubahan iklim tersebut. Diantaranya adalah melalui Peraturan Pemerintah No. 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional serta DPR RI yang saat ini sedang dalam proses pengesahan RUU Energi Baru dan  Energi Terbarukan (RUU EBET).

Selain itu, Indonesia juga sejauh ini telah memastikan berbagai hal dalam implementasinya. Meski demikian, Putu menilai aksi-aksi tersebut tidak hanya bisa dilakukan Indonesia dalam level nasional, tetapi membutuhkan perhatian bersama semua negara.

“Meski kita sudah melakukan berbagai implementasi di Indonesia dan di level nasional, kita tahu bahwa tidak ada negara yang dapat mengatasi perubahan iklim itu sendiri, tentu saja seperti yang ada dalam SDG’s Goals No. 17 Partnership for The Goals, ini harus menjadi Perhatian bersama,” jelasnya.

Untuk itu, Putu berharap dalam agenda P20 esok, akan memperkuat kerja sama antar negara dalam upaya mengatasi perubahan iklim yang ada. “Masih banyak yang bisa dan harus kita lakukan terkait aksi untuk perubahan iklim. Saya juga sangat berharap bahwa KTT P20 besok, yang akan membahas pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau, akan semakin memperkuat kerja sama kita dalam upaya mengatasi perubahan iklim yang ada. Kita harus bertindak secara kolektif, kecuali dampaknya akan lebih parah,” tutupnya.

Baca Selengkapnya

BERITA

Fadli Zon: Saatnya Parlemen Ambil Tindakan Nyata Selesaikan Masalah Global

Oleh

Fakta News
Fadli Zon: Saatnya Parlemen Ambil Tindakan Nyata Selesaikan Masalah Global
Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen DPR RI Fadli Zon saat sambutan di Parliamentary Forum in the Context of the G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20) di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (5/10/2022). Foto: DPR RI

Jakarta – Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon mengungkapkan, sekarang bukan saatnya diam dan saling menyalahkan atas segala permasalahan yang tengah dialami. Dimana, setiap hari masyarakat dunia disuguhkan dengan cerita tentang kemiskinan, pengangguran, kelaparan, kerawanan pangan, polarisasi, perpecahan, perang dan masuknya pengungsi.

“Tak hanya itu, ketidaksetaraan dan kesenjangan, penurunan ekonomi dan krisis utang, bencana iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati, pandemi dan kurangnya akses ke perawatan kesehatan universal, korupsi yang meluas dan otoritarianisme. Semua diceritakan, berlangsung tanpa jeda, terjalin dan rumit. Ini sangat membahayakan masa depan dan generasi mendatang. Mungkin akhir dari sejarah kita, jika kita tetap diam tanpa tindakan,” papar Fadli dalam di acara Parlementary Forum di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (5/10/2022).

Meski demikian, lanjut Fadli, sekarang adalah saat yang tepat untuk bertindak secara kolektif dan bersama-sama sembari menegaskan bahwa parlemen mengambil peran utama untuk memastikan bahwa semuanya harus mengambil tindakan nyata.

“Pertama dan terpenting adalah tindakan untuk mengamankan kerja sama global sebagai solusi terbaik untuk menuju kesatuan global bukan keberpihakan, kerja sama bukan perpecahan, dan sinergi bukan perselisihan, atau yang disebut multilateralisme. Ini harus diperkuat dan diperluas,” tutur politisi Fraksi Partai Gerindra itu.

“Percayalah bahwa peningkatan multilateralisme merupakan satu-satunya jalan keluar yang dapat kita yakini. Ini akan menjembatani berbagai perspektif antar negara untuk selesaikan tantangan bersama, seperti tindakan kita untuk menjaga planet agar lebih aman, salah satunya dengan mengurangi emisi gas rumah kaca,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Fadli berharap forum ini bermanfaat dan produktif, dengan kebersamaan kita yang lebih solid, dalam damai, aman, makmur dan tanpa ada yang tertinggal. Tidak ada yang tidak mungkin untuk pulih lebih kuat dan lebih berkelanjutan.

Baca Selengkapnya

BERITA

Puan Harap P20 Hasilkan Langkah Nyata Atasi Perubahan Iklim

Oleh

Fakta News
Puan Harap P20 Hasilkan Langkah Nyata Atasi Perubahan Iklim
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani saat sambutan di Parliamentary Forum in the Context of the G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20) di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (5/10/2022). Foto: DPR RI

Jakarta – Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani berharap, pada kesempatan P20 yang  merupakan rangkaian kegiatan the 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20) akan dibuka secara resmi besok, Kamis (6/10), nantinya dapat merumuskan suatu agenda yang dapat meningkatkan kemampuan setiap negara untuk merespon dan menghadapi berbagai permasalahan global.

Menurutnya, saat ini adalah waktu bagi negara-negara dunia untuk bertindak menurunkan emisi global, mengakselerasi transisi menuju energi terbarukan, serta mengimplementasikan bantuan keuangan dan transfer teknologi bagi negara berkembang.

“Cuaca ekstrim, kekeringan, banjir, bencana alam terus terjadi silih berganti dan semakin sering terjadi. Pemanasan global telah mencapai 1.1 derajat celcius. Kita harus memiliki sense of urgency,” ucap Puan dalam sambutannya di Parliamentary Forum in the Context of the G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20) di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (5/10/2022).

Puan menilai, dunia perlu membangun mitigasi perubahan iklim yang berpusat pada manusia (people-centered). “Mitigasi people-centered dimulai dari membangun kesadaran dan komitmen untuk menjaga kelestarian dan daya dukung alam dan lingkungan hidup. Pada tahap selanjutnya, dituntut kemauan bersama dalam membangun tata dunia ekosistem industri dan perekonomian yang ramah terhadap lingkungan hidup,” urainya.

Puan mengatakan, diperlukan perubahan cara berpikir bahwa manusia tidak saja mengambil dari alam, tetapi juga harus memulihkan alam kembali kepada ekosistem yang baik. Kemudian dibutuhkan juga kerja sama antar bangsa dan negara yang realistis dan nyata untuk dapat menyentuh permasalahan inti.

“Yaitu mengelola persaingan ekonomi global dan industri yang dapat berkontribusi dalam pemulihan lingkungan hidup. Industri tidak hanya mengambil dari alam tetapi juga harus dapat mengembalikan pemulihannya. Suatu program mitigasi dengan pemulihan yang dilakukan secara sistematis dan masif,” kata Puan.

Parlemen pun dituntut untuk semakin menyadari peran strategis dalam penguatan kerjasama internasional antar parlemen untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Puan menyebut, isu itu menjadi salah satu perhatian bersama antara lain di Sidang Majelis Umum IPU ke-144 yang digelar di Bali pada Maret lalu.

Dalam mendukung amanat dari forum parlemen internasional itu, DPR RI, lanjutnya, telah mengambil langkah nyata untuk mendukung mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dengan memperkuat pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau.

Langkah nyata tersebut diwujudkan dengan mengusulkan Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Energi Terbarukan (RUU EBET) sebagai usul inisiatif DPR RI. Selain itu di kompleks DPR RI sendiri juga akan mulai menggunakan solar sel untuk memenuhi 25 persen kebutuhan listrik di gedung DPR.

Terakhir, Puan berharap, pertemuan P20 yang sangat strategis dapat mengambil komitmen dan langkah-langkah nyata dalam mitigasi dan adaptasi dampak perubahan iklim. Selain itu juga terkait kompleksnya permasalahan global yang membutuhkan kerja bersama semua pihak. Tidak hanya pemerintah, namun juga parlemen, swasta, akademisi, ataupun masyarakat sipil.

“Semoga pembahasan hari ini, Inter-parliamentary Forum P20 tentang peran parlemen dalam memperkuat multilateralisme di abad 21 dan mitigasi perubahan iklim dapat menghasilkan agenda bersama yang produktif,” tukas Puan.

Baca Selengkapnya