Semua Butuh Kondusivitas Menuju Pilpres-Pileg 2019

Bambang Soesatyo
Ketua DPR RI dan Ketua Badan Bela Negara FKPPI
  • Fakta.News - 13 Ags 2018 | 07:52 WIB
Semua Butuh Kondusivitas Menuju Pilpres-Pileg 2019
Dua kandidat capres dan cawapres di Pilpres 2019(Foto: tribunnews.com)

TAHUN politik 2019, menuju Pilpres-Pileg 2019, benar-benar harus mencerminkan pesta demokrasi, karena itu butuh kondusifitas. Seluruh lapisan masyarakat, didorong untuk bergembira melaksanakan kedaulatannya memilih wakil rakyat, serta memilih Presiden periode lima tahun berikutnya. Agar pesta dan kegembiraan itu terwujud, semua elemen masyarakat ditantang untuk mewujudkan kondusifitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pemilihan umum (Pemilu) atau pemungutan suara langsung untuk memilih presiden dan anggota DPR/DPRD adalah refleksi kedaulatan rakyat. Karenanya dideskripsikan juga segagai pesta demokrasi. Maka, implementasi kedaulatan rakyat itu harus diwujudkan dalam suasana penuh kegembiraan dan memberi kebebasan seluas-luas bagi setiap pemilih, untuk menentukan pilihannya. Tentu saja suasana pesta demokrasi yang menggembirakan itu bisa terlaksana jika semua elemen masyarakat mampu mewujudkan suasana kondusif.

Memang, Pemilu dengan agenda pemilihan Presiden (Pilpres) dan pemilihan anggota legislatif (Pileg) atau Pilpres-Pileg 2019, selalu menghadirkan konsekuensi berupa perbedaan pilihan. Akar budaya masyarakat Indonesia sudah mengajarkan, bahwa beda pilihan bukan masalah yang harus diperdebatkan atau dipertentangkan.

Beda pilihan telah diterima sebagai sebuah keniscayaan, karena setiap orang akan selalu punya cara pandang dan penilaian yang tidak sama dengan orang lain. Termasuk dengan teman atau dengan ayah-ibu, serta anggota keluarga lainnya. Pesannya adalah, beda pilihan tidak boleh merusak kondusifitas yang sejatinya selalu menjadi kebutuhan semua orang.

Beberapa agenda utama dalam persiapan menuju Pilpres-Pileg 2019, sudah terlaksana. Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menutup masa pendaftaran bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2019 pada 10 Agustus 2018 lalu. Penutupan masa pendaftaran, dilakukan setelah dua kandidat pasangan capres-cawapres mendaftar dan menyerahkan dokumen pencalonan.

BACA JUGA:

Tulis Komentar