Connect with us

Mensos Juliari Ajak Semua Pihak Ikut Berpartisipasi dalam Program Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil

Mensos Juliari P Batubara saat menghadiri acara Pertemuan Pemberdayaan Komunitas Adat bertajuk "Bersama Hadir Membangun Negeri, Peduli Komunitas Adat Terpencil" di Hotel Harris Vertu Jakarta Pusat, Selasa (11/02).

Jakarta – Kementerian Sosial mengajak semua pihak untuk turut berpartisipasi dalam program pemberdayaan komunitas adat terpencil (KAT) di seluruh Indonesia.

“Saya kembali menggugah kita semua, mengajak kita semua agar kita hadir, agar tidak hanya pemerintah yang hadir tapi kita semua. Kita saudara sebangsa setanah air,” kata Menteri Sosial Juliari P. Batubara dalam Kegiatan Gathering Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Jakarta, Selasa (11/2).

Ia mengatakan saat ini terdapat 150.222 kepala keluarga (KK) yang berada di dalam komunitas adat terpencil (KAT) di seluruh Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.328 KK sudah diikutsertakan dalam program pemberdayaan Kemensos dan 2.099 KK sedang dibantu diberdayakan pada 2009. Namun demikian, masih ada 141.795 KK lain yang belum diberdayakan.

Oleh karena itu, melalui kegiatan Gathering itu, Kemensos mengajak semua kalangan, baik perorangan, perusahaan dan juga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk bersama-sama mengemban tanggung jawab dalam pemberdayaan komunitas adat terpencil sehingga memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan mereka.

Mensos berharap program pemberdayaan yang dilakukan dapat berlangsung dalam jangka panjang sehingga juga memberikan manfaat untuk jangka panjang.

Selain itu, ia juga berharap bantuan yang diberikan benar-benar dibutuhkan oleh komunitas tersebut tanpa mengurangi nilai-nilai kearifan lokal yang sudah ada di dalam komunitas tersebut.

“Kearifan lokal itu harus dipertahankan. Kita tidak bisa menyamaratakan semua, tetapi bagaimana kita mengintervensi dengan program-program pemberdayaan dengan tetap mempertahankan kearifan lokal mereka, menuju kehidupan yang lebih baik,” katanya.

Melalui program pemberdayaan KAT yang diharapkan dapat dilakukan oleh semua pihak, Mensos berharap komunitas adat terpencil tersebut dapat ikut merasakan kemajuan yang dinikmati oleh masyarakat perkotaan.

“Kita bantu saudara-saudara kita agar mereka juga bisa menikmati segala kemajuan yang kita nikmati di kota-kota seperti Jakarta,” katanya.

 

Chrst

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Manfaat Ikuti World Expo Dubai, Mendag: Tingkatkan ‘Trade, Tourism’, dan ‘Investment’ di Timur Tengah

Oleh

Fakta News
Mendag Agus Suparmanto memberikan keterangan kepada pers usai Ratas di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Senin (17/2).

Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menjelaskan bahwa World Expo di Dubai manfaatnya adalah meningkatkan trade, tourism, dan investment di kawasan Timur Tengah dan pasar lainnya serta menaikkan citra atau branding dari Indonesia di luar negeri.

“Saya ingin menjelaskan perkembangan dari tadi dengan hasil arahan dari Bapak Presiden mengenai World Expo, ini World Expo ini akan diadakan di Dubai, antara 20 Oktober 2020 sampai 10 April 2021,” ujar Mendag.

Menurut Mendag, kegiatan World Expo Dubai akan mempromosikan mengenai historical yaitu penemuan dan inovasi baru yang dapat membawa pembaharuan bagi dunia.

“Serta promosi dan pertukaran budaya serta media memperkenalkan dan mempromosikan branding kota, wilayah, dan bangsa sebagai bagian dari kampanye periklanan tiap negara,” tambah Mendag.

World Expo ini, lanjut Mendag, akan diadakan kurang lebih tadi 6 bulan atau sekitar 173 hari. “Ditargetkan sekitar 2,5 juta pengunjung di Pavilion Indonesia, dimana target seluruhnya adalah pengunjung Expo itu sendiri sekitar 25 juta pengunjung untuk Dubai Expo, dan ini diikuti oleh 190 negara,” ujarnya.

Di sisi lain, sambung Mendag, Ekspo tersebut juga menghadirkan tema yaitu ‘Transforming Future Civilization True Innovation dan Diversity’.

“Konsep yang akan kita di-delivery, yaitu entertaining, interactive, dan futuristic,” tandasnya.

Dalam rangkaian World Expo ini, menurut Mendag, memang pada bulan Januari akan mengadakan National Day.

“Ini yang sangat penting dan bobot tertingginya mungkin bukan pada opening ceremony sendiri yaitu pada National Day yaitu yang rencananya diadakan 9 Januari 2021, insyaallah Presiden akan hadir pada acara tersebut,” pungkas Mendag.

 

Yuch

Baca Selengkapnya

BERITA

Di Hannover Messe, Menperin: Pemerintah Usung Making Indonesia 4.0 pada 5 Sektor Industri Prioritas

Oleh

Fakta News
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan keterangan kepada pers usai mengikuti Ratas di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Senin (17/2).

Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, Pemerintah akan mengusung yang berkaitan dengan making Indonesia 4.0, pada lima sektor industri prioritas yaitu tekstil, otomotif, kimia, makanan dan minuman, serta elektronik.

“Nah, ini nanti sebagian besar dari peserta Hannover Messe yang akan melakukan showcase-showcase itu nanti dari 5 sektor industri plus nanti ada tambahannya sektor energi terbarukan,” ujar Menperin saat menyampaikan keterangan pers kepada wartawan usai Rapat Terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Senin (17/2).

Untuk Hannover Messe tahun 2020, seperti yang tadi disampaikan Presiden, menurut Menperin akan diikuti oleh 91 negara yang sudah confirm mengikuti.

”68% akan dihadiri oleh 68% pesertanya adalah CEO dan petinggi-petinggi atau pimpinan-pimpinan perusahaan ya, sebagian besar adalah yang berasal dari Eropa dan juga 6,5 juta kontrak bisnis,” tandas Menperin Agus.

Menurut Agus, dirinya juga memprediksi akan ada minimal 200 ribu pengunjung di Hannover Messe dan sekitar 6 ribu peserta pameran.

“Indonesia ini merupakan sebuah negara yang di dalamnya memiliki sektor industri yang telah ya dan telah mampu melakukan proses transformasi menuju era industri 4.0 melalui adopsi atau beradaptasi dengan teknologi-teknologi terkini, termasuk Internet of Thing, tentu di berbagai macam ragam dari nilai proses manufaktur itu sendiri,” ujar Menperin menjelaskan tema keikutsertaan Indonesia di Hannover Messe.

Rencananya, menurut Menperin, Presiden Jokowi akan membuka dan mengikuti dua acara. “Yang pertama adalah pembukaan itu sendiri bersama dengan Ibu Merkel dan juga Bapak Presiden dari EU (Uni Emirat) yang akan hadir dan juga Bapak Presiden akan buka apa yang kita sebut dengan Business Summit antara Indonesia dan Eropa,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Menperin juga menyampaikan bahwa saat ini ada 173 perusahaan yang sudah berhasil dikurasi.

“Yang akan kami tampilkan perusahaan dalam negeri, industri dalam negeri yang sudah kami kurasi yang akan kami tampilkan di dalam Hannover Messe 2020 yang akan datang,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan nanti akan ada beberapa penandatanganan baik itu business to business, goverment to business, maupun goverment to goverment.

“Ini juga yang akan menjadi perhatian dari pemerintah Indonesia, tentu akan berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia industri, nanti kami akan lakukan kerja sama antara Kementerian Perindustrian dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Eropa, khususnya di Jerman dalam memberikan vokasi-vokasi, program-program vokasi untuk meningkatkan kualitas dari sumber daya manusia industri yang ada di Indonesia,” pungkas Menperin.

 

Chrst

Baca Selengkapnya

BERITA

Seskab: Presiden Tidak Diundang Acara Ponpes Lirboyo Kediri, Bagaimana Mau Datang

Oleh

Fakta News
Seskab Pramono Anung berbincang dengan Menteri ESDM sebelum Ratas Persiapan Pameran Hannover Messe dan World Expo Dubai 2020, di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Senin (17/2).

Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum pernah diundang untuk mengikuti acara Reuni Akbar Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, di Kediri, sehingga tidak mungkin datang karena tidak ada undangan.

“Nah kalau Bapak Presiden, sebagai pembantu presiden, saya tentunya akan menyampaikan kepada beliau untuk tidak datang. Ini kata-kata ini, untuk tidak datang, ya karena beliau tidak diundang. Bagaimana mau datang,” ujar Seskab menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Senin (17/2).

Sebelumnya, menurut Seskab, pengasuh Ponpes Lirboyo Kiai Haji Abdullah Kafabihi Mahrus menyampaikan bahwa di Kediri itu ada mitos, kalau presiden, wakil presiden, para penggede, maupun pejabat ke Kediri itu biasanya mengalami nasib yang kurang baik.

“Tetapi beliau juga menyampaikan sekarang sudah ada antinya, ada penangkalnya, yaitu kalau kemudian mau berkunjung ke Mbah Wasil, Mbah Wasil itu adalah kiai, makam Syekh Al Wasil Syamsuddin. Jadi harus ke Mbah Wasil dulu,” tambah Seskab menirukan ucapan pimpinan Ponpes Lirboyo.

Ia juga menambahkan bahwa makam Mbah Wasil berada di Setono Gedong. Menurut Seskab, saat memberikan sambutan, karena suasananya humoris, dirinya menyampaikan karena lahir dan besar di Kediri mengetahui adanya mitos sebagaimana disampaikan Kiai Haji Abdullah Kafabihi Mahrus.

“Nah kemudian karena yang diundang dalam acara reuni akbar dan mukhtamar itu Pak Wapres, sambil bercanda saya bilang ‘kalau Pak Wapres monggo aja mau datang karena beliau ini kan diundang, dan beliau kiai, beliau tahu antinya, penawarnya lah supaya enggak apa-apa’, sambil bercanda,” jelas Seskab seraya menyampaikan bahwa yang hadir saat itu tertawa dengan gurauan tersebut.

Framing Berita Lebih lanjut, Seskab menjelaskan bahwa berita yang kemudian beredar telah di-framing menjadi ‘Jokowi takut ke Kediri’ padahal selama ini Presiden tidak pernah takut untuk pergi ke mana-mana.

“Kan kita tahu Presiden kita ndak pernah takut kemana-mana, mau kemana aja kan Afghanistan aja saya juga mendampingi apalagi hanya ke Kediri. Saya melihat ini berita sudah melenceng jauh dari substansi awal yang disampaikan,” ujarnya.

Saat itu, menurut Seskab, juga hadir Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menhub Budi Karya Sumadi sehingga suasana yang terbangun sangat akrab. Pada kesempatan itu, menurut Seskab, dirinya hanya merespons penyampaian pimpinan Ponpes Lirboyo yang secara terbuka mengudang Wakil Presiden untuk hadir.

“Saya juga sambil bercanda kalau Pak Wakil Presiden diundang kan ada mitos tadi enggak apa-apa karena kan beliau tahu penangkalnya karena beliau adalah seorang tokoh NU sehingga ziarah ke makam itu hal yang biasa,” tambah Seskab.

Jika ada undangan untuk mengunjungi Kediri, menurut Seskab, Presiden pasti datang karena Presiden Republik Indonesia. Ia juga mengaku kaget mengapa isunya menjadi liar seperti sekarang ini padahal maksudnya becanda.

“Becanda dan menyampaikan, loh Pak Jokowi kan tidak diundang, dan semua orang ger ketawa. Makanya saya catat ini dari rekaman itu,” pungkas Seskab akhiri wawancara.

 

Ping

Baca Selengkapnya