Connect with us

Marak Hoaks di Medsos, Masyarakat Diminta Bijak Sebarkan Informasi Terkait Virus Corona

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate meminta masyarakat bijak dalam menyebarkan informasi mengenai virus corona.

“Ini murni masalah kesehatan dan karena itu mengaculah kepada referensi utamanya, yang disampaikan oleh institusi resmi,” kata Johnny, sebagaimana dikutip Antara, Rabu (29/1/2020).

Apalagi, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyebarkan informasi mengenai gejala penyakit tersebut apabila tertular ke manusia.

Meskipun tak menyebut jumlah, Kemenkominfo mendeteksi adanya penyebaran informasi hoaks maupun disinformasi tentang virus corona di media sosial oleh netizen. Terhadap hal itu, Johnny meminta pengguna media sosial tak sembarangan mengait-ngaitkan berbagai bidang dengan wabah virus corona.

Johnny sekaligus menegaskan bahwa hingga saat ini virus itu belum terdeteksi menyebar di Indonesia. Di Malaysia, Komite Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) bekerjasama dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) menahan seorang netizen pelaku yang diduga menyebarkan berita palsu soal penularan wabah virus corona.

Pelaku yang berjenis kelamin laki-laki berusia 34 tahun itu ditangkap di kediamannya di Bangi, Selangor, 28 Januari 2020 pukul 16.00 waktu setempat.

Pelaku disangka Pasal 233 Undang-Undang Komunikasi dan Multimedia (AKM) 1998. Ancaman hukumannya, yakni denda maksimum 50.000 Ringgit Malaysia atau kurungan penjara maksimal satu tahun.

Pelaku juga dapat penambahan denda 1.000 Ringgit Malaysia apabila melakukan kesalahan setelah menjalani hukuman awal. Diketahui, dunia saat ini sedang dihebohkan dengan virus corona yang diduga berasal dari China, tepatnya di Kota Wuhan.

Sejauh ini, sudah ada beberapa negara yang terjangkit, mulai dari China, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Singapura, Australia, Amerika Serikat, Kamboja. Kemudian Nepal, Malaysia, Kanada, Sri Lanka, Perancis, Vietnam, dan Jerman.

Hingga kini, 4.193 orang dikabarkan telah terpapar virus corona ini. Adapun jumlah korban meninggal dunia hingga Selasa mencapai 106 orang dan 58 orang lainnya dinyatakan sembuh.

 

Chrst

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Manfaat Ikuti World Expo Dubai, Mendag: Tingkatkan ‘Trade, Tourism’, dan ‘Investment’ di Timur Tengah

Oleh

Fakta News
Mendag Agus Suparmanto memberikan keterangan kepada pers usai Ratas di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Senin (17/2).

Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menjelaskan bahwa World Expo di Dubai manfaatnya adalah meningkatkan trade, tourism, dan investment di kawasan Timur Tengah dan pasar lainnya serta menaikkan citra atau branding dari Indonesia di luar negeri.

“Saya ingin menjelaskan perkembangan dari tadi dengan hasil arahan dari Bapak Presiden mengenai World Expo, ini World Expo ini akan diadakan di Dubai, antara 20 Oktober 2020 sampai 10 April 2021,” ujar Mendag.

Menurut Mendag, kegiatan World Expo Dubai akan mempromosikan mengenai historical yaitu penemuan dan inovasi baru yang dapat membawa pembaharuan bagi dunia.

“Serta promosi dan pertukaran budaya serta media memperkenalkan dan mempromosikan branding kota, wilayah, dan bangsa sebagai bagian dari kampanye periklanan tiap negara,” tambah Mendag.

World Expo ini, lanjut Mendag, akan diadakan kurang lebih tadi 6 bulan atau sekitar 173 hari. “Ditargetkan sekitar 2,5 juta pengunjung di Pavilion Indonesia, dimana target seluruhnya adalah pengunjung Expo itu sendiri sekitar 25 juta pengunjung untuk Dubai Expo, dan ini diikuti oleh 190 negara,” ujarnya.

Di sisi lain, sambung Mendag, Ekspo tersebut juga menghadirkan tema yaitu ‘Transforming Future Civilization True Innovation dan Diversity’.

“Konsep yang akan kita di-delivery, yaitu entertaining, interactive, dan futuristic,” tandasnya.

Dalam rangkaian World Expo ini, menurut Mendag, memang pada bulan Januari akan mengadakan National Day.

“Ini yang sangat penting dan bobot tertingginya mungkin bukan pada opening ceremony sendiri yaitu pada National Day yaitu yang rencananya diadakan 9 Januari 2021, insyaallah Presiden akan hadir pada acara tersebut,” pungkas Mendag.

 

Yuch

Baca Selengkapnya

BERITA

Di Hannover Messe, Menperin: Pemerintah Usung Making Indonesia 4.0 pada 5 Sektor Industri Prioritas

Oleh

Fakta News
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan keterangan kepada pers usai mengikuti Ratas di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Senin (17/2).

Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, Pemerintah akan mengusung yang berkaitan dengan making Indonesia 4.0, pada lima sektor industri prioritas yaitu tekstil, otomotif, kimia, makanan dan minuman, serta elektronik.

“Nah, ini nanti sebagian besar dari peserta Hannover Messe yang akan melakukan showcase-showcase itu nanti dari 5 sektor industri plus nanti ada tambahannya sektor energi terbarukan,” ujar Menperin saat menyampaikan keterangan pers kepada wartawan usai Rapat Terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Senin (17/2).

Untuk Hannover Messe tahun 2020, seperti yang tadi disampaikan Presiden, menurut Menperin akan diikuti oleh 91 negara yang sudah confirm mengikuti.

”68% akan dihadiri oleh 68% pesertanya adalah CEO dan petinggi-petinggi atau pimpinan-pimpinan perusahaan ya, sebagian besar adalah yang berasal dari Eropa dan juga 6,5 juta kontrak bisnis,” tandas Menperin Agus.

Menurut Agus, dirinya juga memprediksi akan ada minimal 200 ribu pengunjung di Hannover Messe dan sekitar 6 ribu peserta pameran.

“Indonesia ini merupakan sebuah negara yang di dalamnya memiliki sektor industri yang telah ya dan telah mampu melakukan proses transformasi menuju era industri 4.0 melalui adopsi atau beradaptasi dengan teknologi-teknologi terkini, termasuk Internet of Thing, tentu di berbagai macam ragam dari nilai proses manufaktur itu sendiri,” ujar Menperin menjelaskan tema keikutsertaan Indonesia di Hannover Messe.

Rencananya, menurut Menperin, Presiden Jokowi akan membuka dan mengikuti dua acara. “Yang pertama adalah pembukaan itu sendiri bersama dengan Ibu Merkel dan juga Bapak Presiden dari EU (Uni Emirat) yang akan hadir dan juga Bapak Presiden akan buka apa yang kita sebut dengan Business Summit antara Indonesia dan Eropa,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Menperin juga menyampaikan bahwa saat ini ada 173 perusahaan yang sudah berhasil dikurasi.

“Yang akan kami tampilkan perusahaan dalam negeri, industri dalam negeri yang sudah kami kurasi yang akan kami tampilkan di dalam Hannover Messe 2020 yang akan datang,” ujarnya.

Ia juga mengharapkan nanti akan ada beberapa penandatanganan baik itu business to business, goverment to business, maupun goverment to goverment.

“Ini juga yang akan menjadi perhatian dari pemerintah Indonesia, tentu akan berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia industri, nanti kami akan lakukan kerja sama antara Kementerian Perindustrian dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Eropa, khususnya di Jerman dalam memberikan vokasi-vokasi, program-program vokasi untuk meningkatkan kualitas dari sumber daya manusia industri yang ada di Indonesia,” pungkas Menperin.

 

Chrst

Baca Selengkapnya

BERITA

Seskab: Presiden Tidak Diundang Acara Ponpes Lirboyo Kediri, Bagaimana Mau Datang

Oleh

Fakta News
Seskab Pramono Anung berbincang dengan Menteri ESDM sebelum Ratas Persiapan Pameran Hannover Messe dan World Expo Dubai 2020, di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Senin (17/2).

Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum pernah diundang untuk mengikuti acara Reuni Akbar Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, di Kediri, sehingga tidak mungkin datang karena tidak ada undangan.

“Nah kalau Bapak Presiden, sebagai pembantu presiden, saya tentunya akan menyampaikan kepada beliau untuk tidak datang. Ini kata-kata ini, untuk tidak datang, ya karena beliau tidak diundang. Bagaimana mau datang,” ujar Seskab menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Senin (17/2).

Sebelumnya, menurut Seskab, pengasuh Ponpes Lirboyo Kiai Haji Abdullah Kafabihi Mahrus menyampaikan bahwa di Kediri itu ada mitos, kalau presiden, wakil presiden, para penggede, maupun pejabat ke Kediri itu biasanya mengalami nasib yang kurang baik.

“Tetapi beliau juga menyampaikan sekarang sudah ada antinya, ada penangkalnya, yaitu kalau kemudian mau berkunjung ke Mbah Wasil, Mbah Wasil itu adalah kiai, makam Syekh Al Wasil Syamsuddin. Jadi harus ke Mbah Wasil dulu,” tambah Seskab menirukan ucapan pimpinan Ponpes Lirboyo.

Ia juga menambahkan bahwa makam Mbah Wasil berada di Setono Gedong. Menurut Seskab, saat memberikan sambutan, karena suasananya humoris, dirinya menyampaikan karena lahir dan besar di Kediri mengetahui adanya mitos sebagaimana disampaikan Kiai Haji Abdullah Kafabihi Mahrus.

“Nah kemudian karena yang diundang dalam acara reuni akbar dan mukhtamar itu Pak Wapres, sambil bercanda saya bilang ‘kalau Pak Wapres monggo aja mau datang karena beliau ini kan diundang, dan beliau kiai, beliau tahu antinya, penawarnya lah supaya enggak apa-apa’, sambil bercanda,” jelas Seskab seraya menyampaikan bahwa yang hadir saat itu tertawa dengan gurauan tersebut.

Framing Berita Lebih lanjut, Seskab menjelaskan bahwa berita yang kemudian beredar telah di-framing menjadi ‘Jokowi takut ke Kediri’ padahal selama ini Presiden tidak pernah takut untuk pergi ke mana-mana.

“Kan kita tahu Presiden kita ndak pernah takut kemana-mana, mau kemana aja kan Afghanistan aja saya juga mendampingi apalagi hanya ke Kediri. Saya melihat ini berita sudah melenceng jauh dari substansi awal yang disampaikan,” ujarnya.

Saat itu, menurut Seskab, juga hadir Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menhub Budi Karya Sumadi sehingga suasana yang terbangun sangat akrab. Pada kesempatan itu, menurut Seskab, dirinya hanya merespons penyampaian pimpinan Ponpes Lirboyo yang secara terbuka mengudang Wakil Presiden untuk hadir.

“Saya juga sambil bercanda kalau Pak Wakil Presiden diundang kan ada mitos tadi enggak apa-apa karena kan beliau tahu penangkalnya karena beliau adalah seorang tokoh NU sehingga ziarah ke makam itu hal yang biasa,” tambah Seskab.

Jika ada undangan untuk mengunjungi Kediri, menurut Seskab, Presiden pasti datang karena Presiden Republik Indonesia. Ia juga mengaku kaget mengapa isunya menjadi liar seperti sekarang ini padahal maksudnya becanda.

“Becanda dan menyampaikan, loh Pak Jokowi kan tidak diundang, dan semua orang ger ketawa. Makanya saya catat ini dari rekaman itu,” pungkas Seskab akhiri wawancara.

 

Ping

Baca Selengkapnya