Connect with us

Makna Arsitektur Masjid Al Safar Karya Ridwan Kamil yang Dapat Penghargaan Dunia

Masjid al safar

Jakarta – Masjid Al Safar ternyata diapresiasi dunia internasional. Masjid Al Safar merupakan karya Ridwan Kamil bersama firma arsiteknya Urbane Indonesia. Masjid itu masuk ke nominasi Abdullatif Al Fozan Award, ajang penghargaan yang menampilkan desain dan karya masjid di negara-negara berpenduduk muslim dunia.

Ada tiga masjid karya Emil yang masuk ke nominasi itu, yakni Masjid Al Irsyad di Kota Baru Parahyangan; Masjid Al Safar di rest area KM 88 ruas jalan tol Purbaleunyi dan; Masjid Raya Sumatera Barat di Padang.

Principal Urbane Indonesia, Reza Achmed Nurtjahja mengatakan, pihaknya dihubungi oleh panitia dari Abdullatif Al Fozan Award dan diminta untuk mengirimkan desain masjid yang telah dibangun dari tahun 2010.

“Kami dikontak oleh panitia dan diminta menyerahkan desain Masjid dari tahun 2010. Mungkin mereka pernah melihat artikel yang membahas masjid Al Irsyad di sebuah majalah arsitektur Asia,” lanjut Reza.

Tim dari Abdullatif Al Fozan Award ikut berkomentar soal kontroversi Masjid Al Safar karya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Technical Reviewer Al Fozan, Fuad H Mallick, mengatakan, desain masjid Al Safar tak bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Hal itu ia sampaikan seusai mewawancarai Ridwan Kamil dan tim dari firma arsitek Urbane di Gedung Pakuan, Jalan Cicendo, Kota Bandung, Minggu (2/6/2019).

“Ini tidak bertentangan dengan Islam. Tidak ada rumus baku mengenai bentuk masjid. Tiap arsitek bisa merepresentasikan dan interpretasi baru diperbolehkan,” ujar Fuad.

Dirinya menilai, kontroversi dalam dunia desain hal biasa. Interpretasi yang keliru semacam itu hanya perlu diluruskan agar tak menjadi polemik berkepanjangan di masyarakat.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Bima Arya Tinjau Gudang Logistik Bantuan Sosial dari Provinsi Jabar

Oleh

Fakta News

Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau distribusi bantuan sosial di gudang logistik di komplek GOR Pajajaran, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (5/6/2020).

Tiba di gudang logistik, Bima Arya langsung melihat kondisi gudang penyimpanan didampingi Kadispora Herry Karnadi dan petugas PT Pos Indonesia. Ada 32.000 paket sembako bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang baru saja tiba dari 39.000 paket yang akan dikirim untuk warga Kota Bogor.

Dalam setiap paket yang dikirim berisi beras 10 kg, makanan kaleng 6 pcs, gula 1 kg, minyak goreng 2 liter, terigu 1 kg, vitamin C 1 paket, mie instan 16 bungkus, telur 2 kg dan uang tunai Rp 150 ribu.

“Paket sembako ini dari Provinsi Jawa Barat yang keseluruhannya ada 39 ribu. Sudah datang 32 ribu paket untuk kategori non-DTKS. Hari ini langsung dikirim ke 23 titik di Kelurahan Tegal Gundil, Bogor Utara, dan bertahap ke kelurahan lainnya,” ungkap Bima Arya.

Selain mengecek logistik, Bima Arya juga menyapa para driver ojek online yang diberdayakan dalam pendistribusian bantuan sosial tersebut. Ada puluhan driver yang diberdayakan setiap harinya untuk menjangkau sejumlah titik di Kota Bogor.

“Saya titip supaya tepat sasaran, by name by address. Saya akan cek ke semua wilayah agar proses dipercepat. Jangan sampai menumpuk lama di gudang,” ujarnya.

Mengenai sistem pendistribusian, lanjut Bima, sejauh ini belum ada masalah. “Yang ingin kita akselerasikan supaya lebih cepat saja. Jadi, data-data di kelurahan sudah siap langsung semuanya. Saya perintahkan lurah-lurah untuk menempel daftar penerima bantuan. Jadi, semua yang menerima bantuan itu bisa juga dilihat di kelurahan terdekat nama-namanya siapa saja,” terang Bima.

Ia juga berpesan kepada para driver ojek online yang mengantar bantuan ke wilayah Tegal Gundil untuk waspada karena masuk dalam kategori zona merah. “Karena statusnya masih harus siaga dan waspada. Jadi saya titip supaya hati-hati. Tetap gunakan masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Setelah mengantarkan langsung balik kanan. Jangan dulu mampir, nongkrong di warung, dan lain-lain. Hati-hati di jalan semuanya,” pungkasnya.

 

(hed)

Baca Selengkapnya

BERITA

Kasus Covid-19 di Indonesia: 29.521 Positif, 9.443 Sembuh dan 1.770 Meninggal

Oleh

Fakta News
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto

Jakarta – Pemerintah Pusat masih melaporkan terkait angka kasus positif virus Corona bertambah 703 kasus di Indonesia. Kemudian ada tambahan pasien sembuh sebanyak 551 orang.

“Pemeriksaan ini kita masih mendapat kasus baru yang konfrimasi COVID-19 positif sebanyak 703 orang sehingga total sekarang menjadi 29.521 orang, kasus sembuh 551 orang, sehingga total menjadi 9.443, kasus meninggal naik 49 orang sehingga total menjadi 1.770,” kata Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto (Yuri) dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube BNPB, Jumat (5/6/2020).

Yuri mengatakan per hari ini pemerintah tela memeriksa sebanyak 13.333 spesimen sehingga total 380.973 spesimen telah diperiksa di Indonesia. Dari jumlah spesimen tersebut didapatkan tambahan ODP dan PDP di Indonesia.

“Kita masih lakukan pemantauan dari tracing kasus positif baru yang kita dapatkan, kita tracing dan pantau 49.320 orang (ODP, red), pasien daam pengawasan (PDP) yang kita awasi betul ada 13.592 orang,” ucap Yuri.

Atas data penambahan tersebut, Yuri menyebut pihak pemerintah mengajak masyarakat untuk terus mengedepankan faktor aman. Sehingga nantinya masyarakat bisa siap hidup produktif di tengah pandemi Corona.

“Karena itu pemerintah akan mengedepankan faktor aman, aman dari kemungkinan tertular menjadi yang nomor satu, setelah itu kita akan lakukan berbagai macam upaya agar kita bisa produktif, ini yang menjadi penting untuk kita pahami bersama,” ujarnya.

 

(hels)

Baca Selengkapnya

BERITA

Gubernur BI Ucap Syukur Rupiah Menguat di Bawah Rp 14.000

Oleh

Fakta News
Rupiah Menguat 19 Poin

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS semakin perkasa hingga berada di bawah level 14.000. Mengutip data Bloomberg, rupiah sore ini menguat 1,54 persen ke level Rp 13.878.

“Alhamdulillah dengan rahmat Allah SWT bagi ekonomi Indonesia, siang ini rupiah sudah tembus di bawah Rp 14.000. Bid over Rp 13.855 dan over Rp 13.960,” kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam konferensi video di Jakarta, Jumat (5/6/2020).

Perry menuturkan, penguatan rupiah sejalan dengan pandangan Bank Indonesia (BI) rupiah masih undervalued. Ke depan, rupiah masih terus berpotensi menguat.

Potensi penguatan itu mempertimbangkan tingkat inflasi yang rendah. Data Badan Pusat Statistik mengungkap, inflasi pada Mei 2020 sebesar 0,07 persen (month to month/mtm) dan 2,19 persen (year on year/yoy). Tingkat inflasi lebih rendah dibanding pola historisnya.

Kemudian, penguatan juga ditopang oleh perbedaan suku bunga luar negeri dengan di dalam negeri (Interest rate differential) sehingga memicu minat para investor.

“Interest rate differential SBN 10 tahun di Indonesia itu 7,06 persen, sedangkan US treasury 0,8 persen. Berarti ada perbedaan suku bunga 6,2 persen. Ini menunjukkan imbal hasil aset keuangan SBN masih tinggi,” papar Perry.

Di sisi lain, penguatan rupiah ditopang dari menurunnya indikator premi risiko/ premi credit default swap (CDS) di level 126, setelah sebelumnya berada di level 245.

“Tapi kalau dibandingkan dengan tingkat sebelum Covid-19, itu masih tinggi. Karena sebelum Covid-19 ada di level 66-68. Insya Allah premi risiko pasca Covid-19 akan lebih rendah dari 126 dan mendukung penguatan nilai tukar,” pungkas Perry.

 

(edn)

Baca Selengkapnya