Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. M Hatta Ali: “MA Tak Akan Menoleransi Aparatur Peradilan yang Terbukti Melanggar”

  • Fakta.News - 26 Jan 2018 | 07:02 WIB
“MA Tak Akan Menoleransi Aparatur Peradilan yang Terbukti Melanggar”
Ketua MA Hatta Ali(Foto: wordpress.com)

Bak bersih-bersih di rumah sendiri, itulah yang dilakukan Ketua Mahkamah Agung (MA) Muhammad Hatta Ali sepanjang tahun 2017 lalu. Bagi Hatta Ali, tahun 2017 adalah tahun pemberantasan bagi aparatur di MA dan aparatur badan peradilan di bawahnya.

Memang, sepanjang tahun lalu, Hatta Ali tak main-main dalam menindak para aparatur peradilan yang terlibat kasus korupsi atau pungutan liar (pungli).

“Di tahun 2017 MA menitikberatkan pada upaya pemberantasan korupsi di tubuh lembaga peradilan dari segala tindakan oknum aparatur peradilan, yang dapat merusak citra dan martabat lembaga peradilan,” ungkap Hatta Ali kepada Fakta.News, seusai memberikan paparan laporan akhir tahun di bidang penegakkan hukum, dua pekan lalu.

Dalam upaya pemberantasan itu, MA tidak main-main, langsung melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tujuannya, agar bisa menagkap dan menindak para oknum aparatur peradilan yang melakukan tindak suaap dan jual beli perkara di pengadilan. “Hasilnya, dua hakim dan satu panitera pengganti berhasil ditangkap KPK atas pertukaran informasi yang dilakukan antara MA dengan KPK,” kata Hatta Ali.

BACA JUGA:

Tulis Komentar