Connect with us
Parlemen

Komisi X Optimis Sirkuit Mandalika Selesai Sesuai Target

Komisi X Optimis Sirkuit Mandalika Selesai Sesuai Target
Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda. Foto: DPR RI

Jakarta – Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI yang dipimpin Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda optimis pembangunan sirkuit Mandalika untuk gelaran MotoGP pada tahun 2021 di Nusa Tenggara Barat (NTB) bakal selesai sesuai target yang telah ditetapkan. Pasalnya, progres pembangunan sirkuit ini cukup signifikan.

Hal tersebut diungkapkan Syaiful usai meninjau langsung kawasan Kuta Mandalika dan menggelar pertemuan dengan Direksi PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan jajarannya didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB serta para stakeholder di Kuta Mandalika, NTB, Jumat (22/11/2019).

“Ada progres yang cukup menggembirakan dalam pembangunan kawasan Mandalika sebagai destinasi wisata superprioritas sekaligus lokasi sirkuit MotoGP 2021 mendatang. Mandalika saat ini bahkan sudah masuk dalam lima besar destinasi wisata superprioritas yang mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat,” jelas Syaiful.

Politisi PKB ini meyakini perhelatan MotoGP 2021 hampir bisa dipastikan akan berjalan sesuai dengan time schedule yang sudah disepakati. Semua stakeholder akan bergerak. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun jalan bypass dari Bandara ke Mandalika sebagai salah satu jalan akses khusus untuk memudahkan pengangkutan peralatan pendukung MotoGP 2021.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Hadapi Pilkada 2020, PDIP Surabaya Perkuat Akar Rumput agar Sinergi dengan Rakyat

Oleh

Fakta News

Surabaya – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memilih bersekutu dengan rakyat dalam menghadapi Pilkada 2020 yang digelar 23 September 2020 dengan terus memperkuat akar rumput.

“Kami terus memperkuat akar di rakyat dan berupaya menyelesaikan persoalan-persoalan rakyat, persoalan yang konkrit menghimpit rakyat,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono di Surabaya, Senin (20/1).

Adapun persoalan yang dimaksud, kata Adi, adalah perbaikan jalan, persoalan saluran air, penerangan jalan umum (PJU), pendidikan, bedah rumah yang tidak layak, pelayanan kesehatan, kemiskinan, adalah concern PDI Perjuangan.

Selain itu, lanjut dia, PDI Perjuangan Surabaya juga bergerak mengampanyekan program-program kerakyatan, yang selama hampiri 10 tahun dijalankan pemerintahan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

“Bu Risma adalah kader PDI Perjuangan, begitu juga Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana. Surabaya dipimpin Bu Risma, terbukti banyak keberhasilan yang dirasakan langsung oleh rakyat dan membawa Surabaya di banyak forum internasional. Tentu rakyat Surabaya bangga dengan kiprah Bu Risma,” kata Adi.

PDI Perjuangan juga tengah aktif membangun struktur organisasi yang berakar kuat di masyarakat, salah satunya dengan menyusun pengurus Anak-Anak Ranting di tingkat RW, Ranting di tingkat kelurahan dan Pengurus Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan.

“Struktur partai yang berakar kuat di bawah, membuat partai ini mampu bergerak secara sinergis bersama rakyat, dalam memenangkan Pilkada Surabaya 2020,” kata Adi.

Para kandidat wali kota dan wakil wali kota Surabaya yang kader PDI Perjuangan seperti Whisnu Sakti Buana, Dyah Katarina dan Armuji, Anugerah Aryadi, Oni Setiawan dan Eddy Tarmidi, terus bergerak langsung ke masyarakat mengampanyekan program-program kerakyatan dan melayani rakyat.

“Kami berpendapat, Pilkada langsung sejati-jatinya merupakan upaya merebut hati dan pikiran rakyat sehingga kemenangan di pesta demokrasi itu, merupakan kemenangan rakyat,” ujarnya.

Terlebih, lanjut dia, rata-rata masyarakat Kota Surabaya adalah pemilih yang rasional dan terdidik. Masyarakat Surabaya tentu mencatat kader PDI Perjuangan dan semua kiprahnya dalam membangun Kota Pahlawan ini. Sejak era Wali Kota Surabaya Bambang D.H. dan kini dipimpin Wali Kota Bu Risma, Kota Surabaya terbukti berubah dan berkembang lebih baik.

“Karena itu, PDI Perjuangan Kota Sudabaya saat ini memilih bersekutu dengan rakyat. Sampai ada keputusan dan arahan lebih lanjut dari DPP PDI Perjuangan,” katanya.

 

Chrst

Baca Selengkapnya

BERITA

Kolaborasi Aparat di Natuna Akan Segera Dibentuk

Oleh

Fakta News
Kolaborasi Aparat di Natuna Akan Segera Dibentuk
Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhitio Rizaldi. Foto: DPR RI

Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhitio Rizaldi menyampaikan bahwa Anggota Dewan telah bersepakat dengan Pemerintah terhadap klaim Republik Rakyat Tiongkok atas perairan Natuna. Ia menjelaskan bahwa kolaborasi antara aparat seperti TNI Angkatan Laut (AL) dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) serta aparat lainnya akan segera dibentuk guna merespon dengan cepat permasalahan-permasalahan sengketa Laut Natuna.

Ucapan tersebut ia sampaikan kepada Parlementaria usai Komisi I DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan Menteri Pertahanan, Wakil Menteri Luar Negeri, Panglima TNI, Bakamla dan jajaran terkait lainnya guna membahas isu Natuna dan upaya pengembangan kekuatan TNI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (20/2/2020). Menurutnya klaim China harus terus dilawan dalam bentuk diplomasi aktif.

“Pemerintah sudah bersepakat bahwa klaim China itu harus dilawan terus dalam bentuk diplomasi aktif juga. Dan upaya koordinasi di antara aparat penegak hukum dan militer agar kejadian kemarin (coast guard China memasuki ZEE Indonesia di Natuna) itu bisa direspon dengan cepat efektif dan juga efisien. Jadi usulannya adalah kita meningkatkan kekuatan kita di Laut Natuna Utara baik itu dari TNI Angkatan Laut dan juga dari protokol,” jelas Bobby.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan bahwa nantinya bentuk kolaborasi itu bisa meliputi segala bidang, baik dalam penentuan kebijakan di laut maupun dalam implementasi patroli gabungan. Ia mengatakan bahwa bentuk kerja bersama ini sebelumnya memang sudah terbentuk, namun masih adanya perbedaan visi menyebabkan kurang efektifnya kinerja, sehingga ini yang akan benar-benar diperbaiki bersama oleh Pemerintah dan DPR RI.

Baca Selengkapnya

BERITA

Semarang Raih Penghargàn Kota Wisata Terbersih di Asia Tenggara

Oleh

Fakta News
Salah satu destinasi wisata di Kota Semarang, Lawang Sewu

Semarang – Kota Semarang di bawah kepemimpinan Wali Kota Hendrar Prihadi kembali menorehkan prestasi. Kali ini, Ibu Kota Jawa Tengah tersebut dinobatkan sebagai Kota Wisata Terbersih di Asia Tenggara. Hal itu terjadi setelah pada Asean Tourism Forum (ATF) Kota Semarang mendapat penghargaan di kategori ASEAN Clean Tourist City Standard.

Semarang berhasil meraih predikat sebagai kota terbersih setelah mengalahkan sejumlah kota wisata lainnya di Indonesia seperti Denpasar, Yogyakarta dan Bandung. Hal ini pun bukan suatu hal yang serta merta didapatkan begitu saja, lantaran mengetahui bahwa kota Semarang sempat masuk nominasi pada tahun 2017 namun belum berkesempatan meraih juara.

Predikat Kota Wisata Terbersih di Asia Tenggara akan dipegang Kota Semarang selama dua tahun ke depan, hingga 2022.

Wali kota Semarang yang akrab disapa Hendi ini menyebut prestasi ini bukan hanya dilakukan oleh pemerintah. Ia menilai prestasi yang diraih juga ditunjang dukungan masyarakat. Bahkan Hendi mengatakan, masyarakat merupakan faktor utama terinisiasinya berbagai inovasi di Kota Semarang.

“Dibukanya ruang keterlibatan masyarakat yang luas dalam pembangunan memicu kepedulian warga menjadi lebih tinggi,” kata Hendi.

Selain dalam inovasi, masyarakat juga terlibat dan mendukung gerakan Semarang Wegah Nyampah (Semarang Tidak Mau Nyampah), yang diinisiasi Pemerintah Kota Semarang.

“Ini bukti sepanjang kita bersama-sama mau berubah, maka tendangan untuk mewujudkan perubahan ke arah positif semakin kuat,” kata Hendi.

Hendi mengatakan, konsep pembangunan Bergerak Bersama semakin lama semakin terlihat hasilnya.

“Contohnya di Tegalsari ini ada Kampung Tematik Bank Sampah yang mengelola barang tidak terpakai menjadi bermanfaat. Hasilnya untuk sedulur-sedulur yang ingin ikut BPJS tapi tidak mampu,” kata Hendi. Berbagai inovasi pengendalian sampah diupayakan sejalan dengan kebijakan pembangunan Semarang sebagai kota wisata.

Untuk diketahui, ATF merupakan sebuah forum tahunan yang melibatkan industri pariwisata dari 10 negara anggota termasuk Singapura, Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Thailand dan Indonesia. Setiap tahunnya, ATF akan digelar di tempat yang berbeda secara bergantian. Kalau Brunei Darussalam menjadi tuan rumahnya pada tahun ini, Indonesia akan mendapat gilirannya pada tahun 2022.

Setiap dua tahun sekali, forum ini akan memberikan penghargaan kepada kota-kota wisata di kawasan ASEAN yang memenuhi kriteria sebagai ASEAN Clean Tourist City Standard. 

 

Adn

Baca Selengkapnya