Connect with us

Kivlan Zen Ditahan di Rutan Guntur Terkait Kepemilikan Senpi Ilegal

kivlan terduga kepemilikan senjata ilegal, Kivlan Zen Ditahan
Kivlan Zen akhirnya ditahan terkait dugaan kepemilikan Senpi Ilegal(Foto: Istimewa)

Jakarta – Menyusul Eggy Sudjana, Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen (Purn) Kivlan Zen ditahan polisi selama 20 hari mulai Kamis (30/5/2019).

Pengacara Kivlan Zen, Suta Widhya mengatakan, kliennya akan ditahan di Rumah Tahanan Guntur selepas menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan. “Dalam hal ini kebijakan dari Kepolisian untuk menahan 20 hari ke depan di (Rutan) Guntur,” kata Suta kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis.

Menurut Suta, Kivlan ditahan karena penyidik menilai sudah mempunyai alat bukti cukup terkait status kliennya sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal. Kivlan, lanjutnya, akan mengikuti proses hukum yang berlaku.

Atas penahanan tersebut, tim kuasa hukum akan melakukan langkah hukum guna membebaskan Kivlan nantinya. “Dia seorang patriot ya, seorang patriot, dia tidak akan mundur kecuali kita akan mengupayakan untuk sebuah upaya hukum di luar, nanti kita lihat,” ujarnya.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Gelar Refleksi Akhir Tahun, KPN Sikapi Tantangan dan Isu Strategis terhadap Kondisi Bangsa di 2020

Oleh

Fakta News

Bogor – Gabungan organisasi relawan Komite Penggerak Nawacita (KPN) menyelenggarakan acara ‘Refleksi’ Akhir Tahun (2019) – KPN di Cisarua, Bogor Rabu-Jumat (11-13/12/2019).

Acara yang dihadiri, Almisbat, Alumni Menteng 64 (AM 64), Blusukan Jokowi, Bara JP, Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT), Kornas-Jokowi, MAPPAN, Paguyuban Relawan Nusantara, Pengawal Pancasila Damai (PPD), RPJB dan Seknas Jokowi, juga membahas isu-isu strategis 2020-2024 mendatang.

“Banyak hal yang sudah dilakukan bersama oleh para organ relawan yang bergabung dalam KPN, sehingga dirasa perlu untuk melakukan evaluasi menyeluruh dalam menghadapi tantangan kedepan, utamanya persiapan menghadapi krisis global 2020,” ujar Ketua Organizing Committee Richard Henry di Cisarua, Bogor Jumat (14/12/2019).

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Stering Committee (SC) Pitono Adhi menambahkan, bahwa tujuan acara selain refleksi juga membahas isu-isu strategis ke depan, khususnya ditahun 2020.

Begitu juga lanjut Pitono menyampaikan, dalam pertemuan itu semua Organ menyepakati akan tetap mengawal program-program pemerintahan Presiden Joko Widodo dan memastikan bahwa program pemerintah sampai ke tangan masyarakat, berjalan dan sesuai dengan Visi Presiden.

“Acara ini juga membahas mengenai outlook kondisi bangsa dan negara ke depannya lebih khususnya 2020,” tegas Pitono yang juga Ketua Umum RPJB ini.

Sambungnya, dari hasil Refleksi itu juga KPN akan membuat buku kecil yang diharapkan dapat menjadi referensi gerakan relawan serta masukan bagi pemerintahan dan Presiden Jokowi.

“Kita akan menyusun buku kecil yang diharapkan dapat menjadi sebuah catatan dalam pergerakan relawan dan juga masukan-masukan bagi pemerintah,” pungkasnya.

 

Chrst

Baca Selengkapnya

BERITA

Erdogan Undang Risma Jadi Pembicara Utama Forum Perempuan Internasional di Turki

Oleh

Fakta News
Tri Rismaharini

Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini didaulat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk menjadi pembicara utama (keynote speech) dalam forum internasional bertajuk International Forum of Women in Local Governments.

Forum internasional itu berlangsung selama dua hari 11-12 Desember 2019 di ATO Congresium, Ankara, Turki. Selain Risma, ada pula 17 wali kota perempuan dari beberapa negara juga hadir dalam forum itu.

Tri Rismaharini menuturkan, undangan keynote speaker dari tim Presiden Turki itu disampaikan melalui Duta Besar RI di Ankara. Presiden kelahiran 26 Februari 1954 ini ingin supaya Risma menjadi keynote speaker dalam forum yang diadakan partai yang didirikannya.

“Pak Dubes (Duta Besar RI) telepon kalau dia diminta timnya Presiden Erdogan untuk mengundang saya bicara di sana. Karena dia ada forum, itu yang mengadakan partainya Pak Presiden Erdogan, tapi kaum perempuannya (AK Party Women’s Wing) untuk menjadi pembicara sebagai pemimpin perempuan,” ujar dia, Selasa (10/12).

Kesempatan menjadi pembicara di forum internasional itu pun tak disia-siakan Risma. Risma akan memanfaatkan forum itu untuk mempromosikan Surabaya. Berbagai hasil produksi UMKM Kota Pahlawan, pun ia bawa. Tujuannya, supaya orang luar negeri mengenal lebih jauh tentang Surabaya dan barang-barang hasil produksinya.

Tri Rismaharini menuturkan, dalam setiap forum internasional yang diikuti, orang luar negeri selalu tertarik dengan barang-barang dan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dibawa. Seperti kue kering dan aneka olahan minuman.

“Makanya kadang koper saya banyak. Kalau ada pertemuan (forum), langsung saya buka, saya bagi-bagi. Jadi selanjutnya mereka pesan sendiri, karena di sini (kemasan produk) sudah ada alamatnya (kontak),” kata dia.

Baca Selengkapnya

BERITA

Deddy Sitorus: Proses Pemilihan Bakal Calon Kepala Daerah Perhatikan Lima Aspek

Oleh

Fakta News
Deddy Yevri Hanteru Sitorus

Jakarta – Politisi PDI Perjuangan Deddy Sitorus mengatakan proses pemilihan bakal calon wali kota masih panjang.

“Saya kira ini prosesnya masih panjang, proses penjaringan kita baru sampai tahap di DPD, nanti akan dibahas DPP,” jelas Deddy Sitorus.

Deddy Sitorus menyebutkan ada lima aspek mulai dari kapasitas hingga perhitungan geopolitik.

“Aspek pertama elektabilitasnya itu seperti apa, kapasitasnya seperti apa, rekam jejaknya seperti apa, penerimaan di internal partai seperti apa, lalu hitungan-hitungan geopolitik dan segala macamnya seperti apa,” paparnya.

Ia mengatakan kelima isu tersebut akan diolah di dalam partai untuk melihat potensi dari bakal calon wali kota yang akan dimajukan oleh partai.

“Lima isu ini akan diolah di dalam partai untuk melihat,” kata Deddy Sitorus.

Deddy Sitorus kemudian mengatakan, mendaftar di DPP bukan berarti bakal otomatis bisa lolos dan menjadi pilihan partai.

Ketika calon yang mendaftar di DPC maupun DPD lebih memenuhi 5 kriteria tersebut, maka partai tentu akan memilih calon dari DPC atau DPD.

“Karena bisa jadi begini, katakanlah dibandingkan dengan yang dijaring di tingkat DPC maupun DPD, secara elektabilitas masih lebih baik,” kata Deddy Sitorus.

“Ya tentu partai yang ingin memenangkan pertarungan akan memilih yang lebih baik,” tambahnya.

 

Yuch

Baca Selengkapnya