Kisah Isteri Hoegeng, Meriyati Roeslani yang Sabar dan Tabah

  • Fakta.News - 18 Des 2018 | 18:40 WIB
Kisah Isteri Hoegeng, Meriyati Roeslani yang Sabar dan Tabah
Meriyati Roeslani isteri mantan Kapolri (alm) Jenderal Hoegeng Imam Santoso (Foto: Istimewa)

Jakarta – Jika Hoegeng Imam Santoso dikenal sebagai mantan petinggi polisi yaitu Kapolri yang jujur, disiplin dan sederhana, tentu begitu pula dengan isterinya, Meriyati Roeslani yang sabar dan tabah serta selalu menyemangati tugas suaminya.  Kisah Meriyati Roeslan, hingga kini kiranya masih sangat inspiratif.

Meriyati Roeslani lahir pada 23 Juni 1925. Tak banyak yang diketahui dari masa kecilnya. Ia dinikahi oleh Hoegeng Imam Santoso pada tanggal 31 Oktober 1946.

Beberapa bulan setelah menikah, Hoegeng masih menjadi kadet Akademi Kepolisian Yogyakarta mendapat tugas dari Kapolri saat itu, R.S. Soekanto, untuk menyusun jaringan sel intelijen subversi, dengan tugas menghimpun informasi, hingga membujuk pasukan NICA membelot dan membela Indonesia.

Meski tidak digaji, Hoegeng menjalani tugasnya dengan rasa nasionalisme yang tinggi.

Untuk memuluskan penyamarannya, ia memutuskan melamar menjadi pelayan sebuah restoran yang biasa didatangi orang Indonesia dan orang Belanda bernama “Pinokio”. Di sana, Hoegeng diterima menjadi pelayan namun, lagi-lagi tak ada gaji untuknya. Sebagai ganti, pemilik resto memberikan makanan gratis tiap hari untuk pegawainya. Di tempat yang sama, Merry juga berjualan sate untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BACA JUGA:

Tulis Komentar