Connect with us
Parlemen

Ketua DPR: Elektabilitas Presiden Joko Widodo Masih Unggul

Elektabilitas Presiden
Bamsoet saat menghadiri rilis survei nasional Celebes di Jakarta (10/02/19).(Foto: DPR)

Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo tidak heran jika elektabilitas Presiden Joko Widodo masih jauh mengungguli rivalnya, Prabowo Subianto. Celebes Research Center merilis elektabilitas Joko Widodo 56,1 persen dan Prabowo Subianto 31,7 persen.

“Kinerja Presiden Joko Widodo selama empat tahun ini terbukti mendapat respon positif dari masyarakat. Namun demikian, Prabowo ternyata cukup tangguh mengejar. Pertarungan pada 17 April nanti akan sangat seru sekali. Semua berada di tangan rakyat mau memberikan kedaulatan kepada siapa, karena itu jangan Golput,” ujar Bamsoet saat menghadiri rilis survei nasional Celebes di Jakarta (10/02/19).

Turut hadir menjadi narasumber antara lain, anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi Anggawira, Direktur Penggalangan Pemilih Muda TKN Jokowi-Maruf Amin Bahlil Lahadalia, Rektor Universitas Al Azhar Asep Saifuddin dan pengamat politik dari UIN Adi Prayitno.

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan kebumen ini yakin, kedua kandidat baik Jokowi maupun Prabowo akan semakin gencar memanfaatkan sisa waktu yang hanya sekitar dua bulan lagi menuju pencoblosan. Semua hal masih bisa terjadi, elektabilitas masih bisa naik dan turun.

“Walaupun pertarungan sengit, tapi rasionalitas harus tetap dikedepankan. Hindari melakukan kampanye hitam seperti menghasut permusuhan, mempolitisasi agama, maupun menyebarkan hoax dan ujaran kebencian,” tutur Bamsoet.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Sambangi Grand Indonesia di Akhir Pekan, Capres 01 Jokowi Diserbu Pengunjung Mall

Oleh

Fakta News
Capres Jokowi
Capres 01 Joko Widodo saat mengunjungi Mall Grand Indonesia, Sabtu (20/4/2019) (Foto: Biro Pers Setpres)

Jakarta – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi), Sabtu siang 20 April 2019, mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta, Grand Indonesia Mall. Jokowi tiba sekitar pukul 13.40 WIB ditemani oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir.

Jokowi terlihat mengenakan kemeja putih lengan panjang digulung dan celana bahan warna hitam. Begitu tiba, para pengunjung yang sudah menanti kedatangan capres petahana ini langsung berebut salam dan foto bersama atau swafoto.

Terdengar pula teriakan pengunjung yang memanggil nama Jokowi. “Jokowi! Presiden! Jokowi! Presiden!” sahut para pengunjung mall di Jakarta, Sabtu 20 April 2019.

Jokowi seperti biasa meladeni para pengunjung untuk bersalaman, foto bersama atau swafoto.

Capres Jokowi

Kemudian Jokowi pun naik ke lantai 5 mall tersebut. Jokowi menyambangi Food Court untuk santap siang bersama.

Usai santap siang bersama, Jokowi turun dan kembali bersalaman dengan para pengunjung mal. Ia kemudian menghampiri awak media yang telah menantinya.

“Makan siang saja,” ujarnya ketika ditanya para wartawan.

Jokowi juga mengaku senang melihat antusiasme warga yang menyambutnya. Selain bersalaman, warga juga menurutnya mengucapkan selamat atas hasil sementara Pilpres 2019.

“Ya masyarakat yang senang, tapi saya lebih senang,” ungkapnya.

Baca Selengkapnya

BERITA

Alumni Menteng 64 Bersyukur atas Kemenangan Jokowi-Amin dan Serukan Masyarakat tetap Tenang dan Gembira Menunggu Hasil Resmi dari KPU

Oleh

Fakta News
Capres 01 Joko Widodo (ist)

Jakarta – Pemilu 2019 terus menarik perhatian berbagai kalangan terlebih para relawan, terutama Relawan Alumni Menteng 64 (AM64). Ketua AM64, Irlan Suud menyatakan rasa syukur atas pelaksanaan Pemilu 2019 yang berlangsung sukses, damai dan aman.

Irlan menilai sukses Pemilu 2019 juga menunjukkan bahwa KPU, Bawaslu serta ditopang oleh TNI dan Polri telah bekerja keras secara profesional, dimana partisipasi pemilih meningkat lebih dari 80 persen.

“Pemilu 2019 telah berlangsung dengan aman, damai, jujur dan adil dengan tingkat partisipasi pemilih lebih dari 80 persen. Ini adalah bukti bahwa rakyat Indonesia semakin matang dalam berdemokrasi, ” kata Irlan Suud dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/4/2019).

Irlan juga menyampaikan bahwa hasil hitung cepat yang dilakukan oleh 12 lembaga survei kredibel dan independen yang memiliki tradisi keilmuan teruji dan terbukti selama ini, memperlihatkan bahwa pasangan Jokowi-Amin unggul secara nasional termasuk di Jakarta.

“Kami Alumni Menteng 64 sebagai relawan Jokowi-Amin bersyukur atas hasil yang menggembirakan ini.  Kami pun optimis bahwa hasil penghitungan resmi KPU nantinya tidak akan jauh berbeda dengan hitung cepat tersebut, ” kata Irlan lagi menanggapi hal tersebut.

Baca Selengkapnya

BERITA

Langgar Larangan Pemantau Pemilu, Bawaslu Cabut Sertifikat Akreditasi Jurdil 2019

Oleh

Fakta News

JakartaBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) secara resmi mencabut akreditasi PT Prawedanet Aliansi Teknologi yang mengembangkan perangkat Jurdil 2019 sebagai pemantau pemilu 2019. Pasalnya Jurdil 2019 tercatat di Bawaslu sebagai pemantau pemilu bukan sebagai lembaga survei yang malah memublikasikan hasil quick count Pilpres 2019.

“Jurdil 2019 adalah pengembangan dari pemantau PT Prawedanet Aliansi Teknologi. Akhirnya kita cabut akreditasinya hari ini sebagai pemantau karena tidak sesuai dengan prinsip pemantauan. Bawaslu menilai PT Prawedanet Aliansi Teknologi telah melanggar larangan bagi pemantau pemilu,” ungkap anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin, Jakarta, Sabtu (20/4/2019).

Bawaslu telah mengeluarkan surat kepada Direktur Utama PT Prawedanet Aliansi Teknologi perihal pencabutan sertifikat akreditasi pemantau pemilu dengan Nomor Surat 0872/K.BAWASLU/PM.00.00/4/2019.

Dalam surat tersebut dijelaskan Bawaslu memberikan persetujuan terhadap PT Prawedanet Aliansi Teknologi yang mengajukan permohonan untuk menjadi pemantau pemilu dengan membuat aplikasi pelaporan dari masyarakat terhadap adanya dugaan pelanggaran pemilu.

Namun dalam kenyataannya mereka melakukan quick count dan memublikasikan hasil quick count melalui Bravos Radio dan laman www.jurdil2019.org.

Atas hal tersebut Bawaslu menilai PT Prawedanet Aliansi Teknologi telah menyalahgunakan Sertifikat Akreditasi Nomor 063/BAWASLU/IV/2019 yang dikeluarkan Bawaslu.

Baca Selengkapnya