Connect with us

Ketika Tujuh Presiden Mengobrol Bersama

Pameran Lukisan 7 Presiden yang digelar UHAMKA. Pameran masih berlangsung hingga 17 Agustus di Epiwalk Epicentrum Epiwalk Epicentrum Jakarta.Istimewa

Jakarta – Ada yang menarik perhatian di Epiwalk Epicentrum Jakarta saat ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlihat sedang asyik berbincang-bincang dengan sejumlah orang. Salah satunya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang tak lain adalah Presiden ke-6 Republik Indonesia (RI).

Tunggu dulu. Ternyata tak cuma SBY saja. Di sebelahnya juga ada Megawati Soekarno Putri, Bacharuddin Jusuf Habibie, serta dua mantan presiden lainnya, yakni Abdurrahman Wahid dan Soeharto. Mereka semua berkumpul dan tertawa mendengarkan cerita dari Presiden pertama RI Soekarno.

Tentu ini bukan cerita nyata. Tetapi sebuah lukisan yang menggambarkan 7 Presiden RI yang tengah dipamerkan dengan display megah dan mewah. Tak cuma itu saja, sebanyak 72 lukisan tokoh Indonesia juga dipamerkan dalam pameran yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) bersama Rajata Kreatif Nusantara.

Adapun pameran yang masih berlangsung hingga 17 Agustus mendatang tak cuma dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-72. Tetapi juga persiapan yang dilakukan Uhamka yang hendak mendirikan museum.

Ketua PP Muhammadiyah Prof. Dadang Kahmad mengatakan, rencana pembangunan museum yang tengah direncanakan Muhammadiyah ini nantinya akan tetap mempertahankan sejarah bangsa. “Lukisan tokoh-tokoh ini akan dapat mengisinya (museum). Kita rawat dan teladani perjuangan tokoh-tokoh kita, agar sejarah kejayaan bangsa tidak terputus pada antar-generasi kita,” ujarnya, Minggu (13/8).

Sementara itu, Rektor Uhamka, Prof. Dr. H. Suyatno menyebut Pameran bertajuk Lukisan “72 Tokoh Indonesia & 7 Presiden RI” ini sebagai salah satu cara dalam mensyukuri kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Kita kenang dan hargai tokoh-tokoh kita. Pahami dan teladani semangat perjuangan mereka, sehingga pemikiran dan darah yang dikorbankan untuk menggapai dan mengisi kemerdekaan tidak terserak sia-sia,” ujar Suyatno yang juga Ketua Forum Rektor Indonesia.

Lukisan “72 Tokoh Indonesia & 7 Presiden RI” seluruhnya merupakan karya Sohieb Toyaroja. Menariknya, setiap lukisan dilengkapi dengan kisah istimewa tokohnya, ditulis oleh Roso Daras, yang kemudian dikemas menjadi buku setebal 953 halaman yang diberi judul “Perjuangan Menjadi Indonesia Bukan Darah Sia-sia”. Dengan buku itu, lukisan “72 Tokoh Indonesia & 7 Presiden RI” terasa semakin ‘hidup’ dan seolah siap hadir untuk berbagi pengalaman tentang Indonesia.

Namun yang menyita perhatian pengunjung tetaplah lukisan berjudul “Obrolan 7 Presiden”, di mana Presiden RI pertama hingga ketujuh terlibat obrolan dalam suasana santai. Lukisan yang disebut sebagai masterpiece pameran ini berukuran 260 cm X 460 cm.

Pameran Lukisan “72 Tokoh Indonesia & 7 Presiden RI” menggunakan area seluas 1.800 meter persegi. Ketua Panitia, Ali Akbar berharap, tahun depan Sohieb Toyaroja dan Roso Daras dapat bersinergi lagi dalam karya lukis dan tulis dengan menampilkan 73 Tokoh Indonesia di luar 72 tokoh yang telah ditampilkan saat ini.

“Semoga berbagai kalangan dapat bersinergi untuk kepentingan bangsa. Saya ingin melihat jargon ‘negara harus hadir’ dapat dibuktikan oleh pemerintah untuk siapapun yang berpikir dan berkontribusi positif,” ujar pria yang juga produser musik dan penulis lagu-lagu Gong 2000 dan God Bless itu.

W. Novianto

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Buron Satu Tahun, Polri Tegaskan Siap Bantu Cari Harun Masiku

Oleh

Fakta News
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono

Jakarta – Polri memastikan pihaknya akan membantu segala proses terkait penegakan hukum termasuk mencari Harun Masiku. Harus merupakan tersangka kasus suap PAW yang diburu oleh KPK.

“Pasti dibantu, semua, Polri akan membantu untuk kegiatan-kegiatan penegakan hukum di Indonesia,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (2/3/2021).

Brigjen Rusdi menuturkan pihaknya juga masih berkoordinasi dengan KPK. Koordinasi itu, menurut Rusdi, masih terus berjalan hingga saat ini.

“Pasti dibantu oleh Polri dan (koordinasi dengan KPK) terus berjalan,” tuturnya.

Seperti diketahui, Harun Masiku masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 7 Januari 2020. Hingga kini, jejak tersangka suap itu tak terlacak.

Harun Masiku merupakan tersangka dalam kasus suap PAW DPR yang hingga kini belum tertangkap. Padahal tiga tersangka lain, yakni Saeful Bahri, eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan, dan Agustiani Tio Fridelina, sudah divonis bersalah.

Baca Selengkapnya

BERITA

38 Kepala Daerah Nyatakan Komitmen Bangun Mal Pelayanan Publik

Oleh

Fakta News

Jakarta – Sebanyak 38 bupati dan wali kota menandatangani komitmen pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP), Selasa (02/03/2021), di Jakarta. Penandatanganan ini menjadi komitmen awal dibangunnya MPP di masing-masing daerah, yang akan mempermudah perizinan masyarakat dan meningkatkan ekonomi nasional.

Penandatanganan ini disaksikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo serta Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly.

Daerah-daerah tersebut adalah Kabupaten Langkat, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Tebo, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Lebong, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bogor, Kabupaten Subang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Sanggau.

Kemudian Kabupaten Bulungan, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Blora, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Rembang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Gowa, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Bombana, Kabupaten Konawe, Kabupaten Halmahera Selatan, dan Kota Pariaman.

Selanjutnya Kota Jambi, Kota Pangkal Pinang, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, Kota Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kota Banjarbaru, Kota Singkawang, Kota Palangkaraya, Kota Malang, Kota Yogyakarta, dan Kota Magelang.

Menteri PANRB mengatakan, dengan berdirinya MPP di kabupaten dan kota ini, masyarakat tidak perlu repot mengurus banyak hal. Hal administrasi hingga perizinan berusaha, bisa dilakukan dalam satu tempat.

“Melalui MPP yang telah dipersiapkan, setidaknya harus mampu mendukung kegiatan pemerintah dari fungsi ekonomi, terutama mempermudah dan mempercepat setiap izin, khususnya izin-izin usaha untuk menggerakkan ekonomi nasional,” tegas Tjahjo.

Pembangunan MPP merupakan salah satu strategi Pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Pengelolaan MPP dilakukan secara terpadu dan terintegrasi untuk menyediakan layanan yang cepat, mudah, terjangkau, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Lebih jauh Tjahjo menekankan, pembentukan MPP di daerah memerlukan komitmen yang kuat, dimulai dari gubernur, bupati, maupun wali kota. Komitmen para pimpinan daerah menjadi kunci keberhasilan dalam menghadirkan MPP yang manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Pada hari ini kami membangun komitmen Bapak/Ibu sekalian untuk mempercepat proses pelayanan publik yang diharapkan oleh seluruh masyarakat. Kami mendorong kecepatan aparatur Pemerintah dalam memberikan layanan yang terbaik,” ujarnya.

Di sisi lain, tahun 2021 adalah momentum untuk bangkit dari krisis. Dengan perubahan sistem birokrasi dan pelayanan publik, Pemerintah Indonesia bisa menjawab tantangan global, serta bertransformasi menuju negara maju.

Dalam kesempatan itu, Menteri PANRB meminta instansi pemerintah untuk melakukan reformasi digital dengan membangun jaringan yang terkoneksi dan terintegrasi. Pola kerja pelayanan pemerintah harus segera beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Sementara itu, Menkumham Yasonna Laoly mengatakan dukungannya atas pembangunan MPP. Pelayanan publik imbuhnya, sangat mendapat perhatian dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“MPP menjadi hal yang sangat penting dilakukan untuk mempermudah pelayanan publik dalam masyarakat,” ujar Yasonna.

Dalam acara penandatanganan komitmen tersebut, sejumlah kepala daerah juga menyatakan antusiasmenya terhadap rencana pembangunan MPP di wilayah masing-masing yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja pemerintah dalam melayani publik.

“MPP ini sebenarnya miniatur pemerintahan yang akan tercermin bagaimana kita melayani publik dengan sangat baik,” ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Juliyatmono berharap MPP yang akan didirikan di kabupaten berjuluk Bumi Intanpari itu mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat. MPP tersebut akan mengusung konsep modern, terbuka, dan sesuai dengan kebutuhan zaman.

“Kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Karanganyar,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Juliyatmono juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk senantiasa berupaya melakukan perbaikan berkelanjutan. Ditambahkannya, berbagai manfaat akan terwujud lewat MPP, seperti kesempatan berinvestasi dan kemudahan berusaha.

“Silakan berinvestasi. Anda akan mendapat informasi yang akurat dan akan kami layani secara administratif. Anda akan punya kepastian hukum untuk berusaha,” tuturnya.

Senada dengan Juliyatmono, Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Achmad Tarmizi menjelaskan bahwa kehadiran MPP memberikan dampak positif di tengah masyarakat. MPP ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berinvestasi serta mengurus pelayanan publik lainnya.

Achmad mengungkapkan, Kabupaten OKU menargetkan pembangunan MPP di daerahnya rampung pada tahun 2021-2022. Pembangunan ini, imbuhnya, merupakan jawaban atas permasalahan pelayanan di Kabupaten OKU, yaitu pelayanan publik yang tidak terpadu.

“Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, dan akurat, ketiga kebutuhan tersebut dapat dicapai sekaligus melalui MPP,” ujarnya.

Achmad menilai, adanya berbagai pilihan pelayanan yang berlokasi di satu tempat akan memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen, seperti dokumen kependudukan, perizinan, perpajakan, dan lain-lain.

“Dengan berdirinya MPP, masyarakat dapat menggunakan dan memanfaatkannya semaksimal mungkin supaya dapat terlaksana layanan publik yang baik,” tandas Achmad.

Sebagai informasi, saat ini telah diresmikan 35 MPP di Indonesia dengan karakterisktik sesuai dengan daerah masing-masing dari segi pengintegrasian layanan, pengintegrasian sistem, maupun sarana prasarana yang dimiliki.

Baca Selengkapnya

BERITA

Bangkitlah Kota Medan, Geka Medan: Amanah Masyarakat Kota Medan Dapat Diwujudnyatakan oleh Bobby Nasution dan Aulia Rahman

Oleh

Fakta News
Gerakan Kebangkitan Medan (Geka Medan) Medan dititik NOL bersama Bobby Nasution dengan Tim Futsal Millennial di Kota Medan pada 25 November 2020 lalu

Medan – Gerakan Kebangkitan Medan (Geka Medan) Medan di titik NOL, menyambut baik atas pelantikan Walikota Medan dan Wakil Walikota Medan periode 2021-2024. Geka Medan mengucapkan selamat menjalankan Amanah Masyarakat kota Medan, untuk dapat melakukan pembaharuan di segala sektor secara simultan.

“Melaksanakan kerja kerja kerja dari walikota sebelumnya yang belum terlaksana dan merencanakan kerja kerja kerja di tahun 2022. Geka Medan berharap pasangan walikota dan wakil walikota yang baru ini segera siap aksi kerja kerja dan kerja, guna penataan diberbagai sektor bersama-sama dengan SKPD yang sudah ada di Pemko Medan,” ucap Ketua Umum Gerakan Kebangkitan Medan dititik NOL Mangatas Simarmata dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/3/2021).

Mangatas menambahkan, Geka Medan berharap sudah ada kerja kerja kerja nyata dalam 100 hari ke depan sejak dilantik tanggal 26 Februari 2021 yang lalu.

“Dalam suasana masih masa pandemi Covid-19 ini, kami Geka Medan berharap banyak agar kiranya pengawasan prokes dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 benar benar dapat terlaksana dengan baik. Dan kiranya bang Bobby Nasution serta bang Aulia Rachman dapat menciptakan terobosan baru untuk Kota Medan dalam menurunkan angka penderita Covid-19 di Kota Medan,” ujarnya.

Mangatas Simarmata yang juga didampingi oleh Rintosa Girsang sebagai Ketua Harian bersama sekretaris Indah Tobing, sangat berharap kepada pasangan walikota dan wakil walikota yang baru ini mampu melakukan terobosan pembaharuan di Kota Medan sehingga makin lebih baik dan bergerak dari titik NOL.

Baca Selengkapnya