Jokowi Kerap Marah Jika Ada yang Meremehkan Ojek Online

  • Fakta.News - 12 Jan 2019 | 13:56 WIB
Jokowi Kerap Marah Jika Ada yang Meremehkan Ojek Online
Jokowi di acara Silaturahmi Nasional Pengemudi Ojek Online, Sabtu (12/1/2019)(Foto: Istimewa)

Jakarta – Di depan ribuan pengemudi taksi dan ojek online dari Gojek, Grab dan Bluebird, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan diri kerap marah dan jengkel ketika ada yang meremehkan para pengemudi transportasi online.

“Ini adalah pekerjaan yang mulia, yang memberikan pendapatan, kita pakai untuk mensejahterakan anak dan istri,” kata Jokowi dalam pertemuan bertajuk Silahturrahmi Nasional dengan Keluarga Besar Pengemudi Online di Hall A Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1/2019). Pernyataan Jokowi ini, disambut tepuk tangan riuh para pengemudi ojek dan taksi online.

Jokowi mengaku, sempat bertanya kepada Mulyono, pengemudi ojek online yang pertama kali mendaftar di Gojek sehingga mendapat nomor registrasi 001. “Tadi saya tanya Pak Mulyono dari Gojek. Pak Mul, sehari income berapa?”

“Kadang Rp 300 ribu kadang Rp 200 ribu, rata-rata Rp 200 ribu per hari,” ujar Jokowi menirukan ucapan Mulyono. Dengan pendapatan segitu, kata Jokowi, maka Mulyono bisa mendapatkan sekitar Rp 6 juta dalam sebulan. “Apalagi pekerjaan ini memberi kesempatan untuk mengambil waktu kerja dan libur sebebas-bebasnya,” ujar Jokowi.

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar