Connect with us

HPN 2021, DPR Harap Insan Pers Terus Kawal Demokrasi dan Pemulihan Ekonomi

Azis Syamsuddin Tekankan Pengawasan dan Penegakan Disiplin Prokes dalam Pilkada
Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin

Jakarta – Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin berharap di peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dan milad Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-75 di tengah pandemi Covid-19, pers terus berkontribusi mengawal demokrasi dan membantu pemulihan ekonomi melalui informasi yang membangun demi kemajuan bangsa.

“Pers harus selalu menyampaikan informasi yang objektif, membangun, dan mengedukasi masyarakat. Pers harus dapat membantu program pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran COVID-19 melalui pemberitaan edukasi di tengah masyarakat. Sehingga terwujudnya Indonesia Sehat dan Percepatan Ekonomi Nasional dapat terwujud,” kata Azis dalam siaran persnya, Senin (8/2/2021).

Tema HPN yang diangkat pada tahun ini yaitu “Bangkit Dari Pandemi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan dan Pemulihan Ekonomi”.

Azis menjelaskan, pers di era reformasi manjadi salah satu pilar demokrasi setelah lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif. Sehingga, Azis berharap pers merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan berdemokrasi di Indonesia saat ini dalam melakukan fungsi kontrol terhadap pemerintah.

“Kita harapkan pers dapat menciptakan kualitas demokrasi yang lebih baik dan terus memperhatikan prinsip etika jurnalistik” ujarnya.

Lebih lanjut politisi Partai Golkar itu mengharapkan pers dapat menangkal informasi hoaks yang marak terjadi di sosial media mengenai Covid-19, misalnya soal vaksin dan sebagainya. Karena itu, Azis menekankan, pers sejatinya dapat meluruskan mengenai hoaks tersebut sehingga dapat menciptakan situasi kondusif di tengah masyarakat, terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang selama ini dialami di seluruh dunia.

“Pers harus dapat menjadi penyambung informasi yang baik kepada masyarakat. Semoga seluruh insan pers dapat melakukan aktivitasnya dengan selalu menjaga kesehatan dan imun tubuh dengan menerapkan protokol kesehatan. Karena kita harus selalu ingat, bahwa keluarga menanti di rumah” tutup Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) itu.

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Komitmen Gubernur Sumbar, Kepri, dan Bengkulu Usai Dilantik untuk Penanganan COVID-19 dan Pulihkan Ekonomi

Oleh

Fakta News

Jakarta – Ketiga Kepala Daerah yang baru saja dilantik Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, hari ini, Kamis (25/02/2021), mengungkapkan komitmennya untuk fokus dalam upaya penanganan COVID-19 serta pemulihan dan penguatan ekonomi.

Ketiga kepala daerah tersebut adalah Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

“Kita akan prioritaskan untuk bagaimana penanganan COVID-19. Selanjutnya adalah penguatan ekonomi masyarakat dan penguatan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah),” ujar Gubernur Sumbar Mahyeldi dalam keterangan persnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Pihaknya, imbuh Mahyeldi, juga akan meningkatkan kemudahan akses permodalan bagi kurang lebih 590 ribu UMKM yang tersebar di seluruh daerah di Sumbar.

Lebih lanjut Mahyeldi mengatakan penguatan ekonomi masyarakat tersebut akan dilakukan berbagai sektor, seperti pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, dan sektor lainnya.

Bersama Wakil Gubernur (Wagub) Audi Joinaldy, Mahyeldi juga berkomitmen untuk meningkatkan pariwisata serta pendidikan dan kebudayaan di Sumbar.

Hal senada juga disampaikan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang bersama dengan Wakil Gubernur (Wagub) Marlin Agustina akan fokus pada penanganan COVID-19 dan upaya pemulihan ekonomi.

“Dalam membangun Kepri ke depan fokus/prioritas kita pada dua hal, pertama, penanganan COVID-19, kemudian yang kedua, kita fokus akan melaksanakan recovery ekonomi,” ujar Ansar Ahmad.

Menurut Ansar, pandemi COVID-19 harus ditangani dengan serius agar berbagai aktivitas ekonomi dan sosial dapat berjalan dengan baik.

Terkait pemulihan ekonomi, Gubernur Kepri mengatakan, wilayah yang dipimpinnya pernah mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen dengan kawasan Batam sebagai lokomotif utamanya.

Namun, di masa pandemi ini, ia mengakui adanya penurunan ekonomi yang signifikan. Hal itu disebabkan karena sebagian besar aktivitas ekonomi Kepri berorientasi ekspor dan pariwisata.

“Kami bersama Wakil Gubernur dan semua stakeholder di Kepri akan berusaha secepat mungkin melakukan usaha-usaha recovery ekonomi,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan akan melakukan upaya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayahnya dengan mengoptimalkan pemanfaatan komoditas unggulan Bengkulu, baik di sektor pertanian, perkebunan, maupun hasil dari kawasan pesisir dan laut.

“Ada satu pulau terluar, Pulau Enggano, ini juga sangat potensial dalam rangka pengembangan pariwisata yang berbasis dengan wilayah pesisir laut, pengembangan komoditas kopi, kemudian sawit, karet, dan sebagainya,” ujar Rohidin.

Gubernur Bengkulu menekankan, pihaknya akan mengedepankan hilirisasi industri dalam pengembangan komoditas tersebut.

Lebih lanjut, Rohidin mengatakan akan mendorong pengembangan UMKM di wilayahnya, salah satunya dengan menyinergikan dengan sektor pariwisata. Di Bengkulu, ungkapnya, tengah dikembangkan Program Dedi Dewi (Desa Digital, Desa Wisata) yang sejalan dengan kebijakan Presiden Jokowi. Kopi sebagai komoditas unggulan Bengkulu, Rohidin mencontohkan, menjadi komoditas utama pada Warung Kopi Digital.

“Menyinergikan antara desa digital dengan desa wisata dari 1.431 desa di Bengkulu. Sehingga nantinya akan menjadi pemicu di mana warung kopi digital akan menggerakkan ekonomi pada tingkat desa, yang betul-betul selaras dengan era digitalisasi sekarang dan apalagi di era pandemi COVID-19,” tandasnya.

Baca Selengkapnya

BERITA

Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Kepri, dan Bengkulu

Oleh

Fakta News

Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik Mahyeldi dan Audy Joinaldy sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatra Barat (Sumbar), Ansar Ahmad dan Marlin Agustina sebagai Gubernur dan Wagub Kepulauan Riau (Kepri), serta Rohidin Mersyah dan Rosjonsyah sebagai Gubernur dan Wagub Bengkulu, Kamis (25/02/2021) pagi, di Istana Negara, Jakarta.

Acara pelantikan diawali dengan penyerahan petikan Surat Keputusan Presiden (Keppres) oleh Presiden kepada masing-masing Calon Gubernur dan Calon Wagub di Istana Merdeka dengan penyesuaian terhadap protokol kesehatan.

Usai penyerahan petikan SK, Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama ketiga pasangan Calon Gubernur dan Calon Wagub melakukan prosesi kirab dari Istana Merdeka menuju Istana Negara untuk selanjutnya dilakukan Upacara Pelantikan.

Berbeda dengan sebelumnya, di masa pandemi ini Kirab dilakukan dengan jumlah barisan pasukan yang lebih sedikit, yaitu hanya dengan empat orang personil.

Upacara pelantikan diawali dengan kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya diikuti dengan pembacaan Keppres Nomor 40P Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat, Kepulauan Riau, dan Bengkulu Masa Jabatan Tahun 2021-2024 yang berlaku sejak saat pelantikan.

Usai pembacaan Keppres, kemudian dilakukan pengambilan sumpah jabatan ketiga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban sebagai gubernur/sebagai wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan.

Upacara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada kedua pasangan kepala daerah yang telah dilantik oleh Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin diikuti foto bersama dengan masing-masing pasangan Gubernur dan Wagub.

Hadir dalam kesempatan ini antara lain Menteri Koordinator Bidang Polhukam Mahfud MD, Mendagri Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Baca Selengkapnya

BERITA

Latihan Dasar CPNS, Ganjar Tawari CPNS Kabupaten atau Kota Untuk Magang Dengannya

Oleh

Fakta News

Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menawarkan peserta Latihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Kota Tahun 2021 untuk magang bersamanya. Tawaran langka ini dibuka oleh Ganjar untuk lima hingga sepuluh CPNS di kabupaten dan kota pada Provinsi Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Ganjar, saat memberikan materi jam pimpinan via daring pada acara Latihan Dasar (Latsar) CPNS Kabupaten Kota tahun 2021, di rumah dinasnya, Kamis (25/2/2021). Ganjar mengatakan bila menjadi PNS maka harus siap jadi pelayan rakyat.

“Teman-teman selamat datang, anda akan bergaul dengan sistem yang tidak mudah. Maka dalam sebuah organisasi perlu kiranya teman-teman punya satu cita-cita, punya visi dan setting agenda,” ucap Ganjar usai membuka Latsar CPNS secara daring.

Dalam kesempatan itu, Ganjar sempat berinteraksi dengan para peserta Latsar melalui forum chat. Ganjar bertanya, apa saja persoalan yang menyebalkan berkaitan dengan pemerintahan.

Sebagian dari peserta Latsar mengatakan hal yang menyebalkan yakni tentang lambatnya birokrasi, korupsi, pelayanan yang lambat, jam pelayanan yang molor, gratifikasi dan pungli.

Merespon hal itu, Ganjar memberikan apresiasi kepada peserta Latsar yang menjawab pertanyaanya. Ia kemudian menceritakan bahwa dalam masa kepemimpinannya, tak sedikit pejabat eselon yang dipecat karena berkaitan dengan persoalan-persoalan itu.

“Mumpung anda baru mulai masuk, tanamlah dan peganglah dengan konsisten (visinya). Siap jadi babunya rakyat? apakah anda siap diinjak-injak oleh rakyat? apakah anda semua siap untuk dikritik oleh rakyat? anda dicaci maki oleh rakyat?,” tegas Ganjar.

Sejurus dengan rentetan pertanyaan itu, Ganjar memberikan tawaran kepada para peserta Latsar CPNS untuk magang kepadanya.

“Kira-kira kalau saya tanya gini, siapa di antara anda yang nanti kalau ada kesempatan magang, pengin magang sama pak gubernur?,” tanya Ganjar yang kemudian mendapatkan respon positif dalam forum chat.

Bukan tanpa alasan, lanjut Ganjar, tawaran ini diberikan karena dirinya ingin memiliki Kader PNS di Kabupaten Kota dengan integritas tinggi, progresif namun tetap menjunjung ideologi bangsa.

“Saya ingin mengkader betul-betul, ada PNS masa depan, PNS milenial, dengan gaya pikiran yang progresif tapi tetap santun, tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan, nilai pancasila, pluralisme, menjaga integritas, wah itu akan sangat luar biasa,” tegasnya.

Membaca isi forum chat, Ganjar lantas meminta pada Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah. Arief Irwanto agar memilih lima hingga sepuluh peserta Latsar CPNS di Kabupaten dan Kota untuk bisa magang dengannya.

“Boleh dong temen-temen ya, dari BPSDMD pak Arif, saya kepengin nanti di antara beberapa ini boleh magang ke saya. Saya akan berikan seterbuka mungkin dari beberapa orang, mungkin boleh lima atau sepuluh orang, silahkan magang ke saya,” ucap Ganjar.

Baca Selengkapnya