TB Hasanuddin Hidup untuk Mengabdi Pada Negara

  • Fakta.News - 6 Feb 2018 | 17:51 WIB
Hidup untuk Mengabdi Pada Negara
TB HasanuddinFakta.News

“Kang Hasan! Kang Hasan!”

Namanya bergema saat para alumni dan akademisi sejumlah sekolah di bawah Paguyuban Pasundan se-Indonesia mengelukannya di Gedung Sabuga, Bandung, Selasa (6/2). Ia diserukan dan didukung penuh untuk maju menjadi bakal calon gubernur Jawa Barat.

Ya, Tubagus Hasanudin alias TB Hasanuddin memang merupakan alumni dari Universitas Pasundan. Ia juga bagian dari Dewa Pangaping dari Perhimpunan Alumni Pendidikan Pasundan Indonesia (PAPPI). Maka tak heran bila ia didukung penuh di Sabuga.

Meski demikian, pria kelahiran Majalengka, 8 September 1952 ini tetap mengingatkan bahwa secara organisasi, PAPPI berjalan netral. Walaupun Hasanuddin tetap mengapresiasi dukungan dari alumni Pasundan terhadap dirinya pada Pilgub Jabar 2018 tersebut.

“Begini, kalau secara resmi dan saya sebagai dewan pangaping dalam struktur organisasi itu netral. Kalau pribadi itu silakan saja, namanya juga demokrasi,” ujar suami dari Ika Eviolina ini.

TB Hasanuddin adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ia pernah menjadi Wakil Ketua Komisi Komisi I (Pertahanan, Intelijen, Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika) sejak 2009 hingga 2014. Periode berikutnya, ia tetap di Komisi I.

Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini diusung pada Maret 2016 sebagai calon Gubernur pada Pilkada Jabar di 2018. Kang Hasan juga ikut mengkritisi rencana pemerintah memberikan amnesti terhadap kelompok bersenjata di Aceh Nurdin bin Ismail Amat alias Din Minimi.

Sebelum menjadi anggota DPR di PDIP, TB memang seorang militer. Pangkat terakhirnya Mayor Jenderal. Saat masih aktif, ia pernah menjadi sekretaris militer Presiden di masa Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri.

Pada awal karier militernya, setelah lulus Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Magelang 1975, ia pernah ditempatkan di Batalyon di KODAM Siliwangi Jawa Barat. Lalu pernah juga menjadi instruktur dan pengajar militer.

Kang Hasan atau Kang TB, begitu teman-temannya memanggil, pun sempat dikirim ke Irak. Di masa Tri Sutrisno dan Habibie jadi Wakil Presiden, TB pernah jadi ajudan.

Selang 2005 hingga 2009, ia di Markas Besar Angkatan Darat. Hingga akhirnya masuk PDIP, dan menjabat Ketua DPD PDIP Jawa Barat sejak 2012. Melalui PDIP itulah TB Hasanuddin kemudian masuk DPR.

Kini, PDIP mencalonkan TB Hasanuddin sebagai calon gubernur Jabar untuk periode 2018-2023 dan berpasangan dengan Inspektur Jenderal Anton Charliyan, mantan Kapolda Jabar.

Lahir: Majalengka, 8 September 1952
Profesi: Politikus
Karier:
Instruktur AKABRI Magelang (1983-1985)
Komandan Peleton Batalyon KODAM Siliwangi (1974-1983)
Pengajar SESKOAD Bandung (1989-1991)
Sekretaris Militer Presiden Kepresidenan Republik Indonesia (2001-2005)
Wakil Ketua Komisi I DPR RI (2009-2016)
Pendidikan:
Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Magelang (1971-1974)
SESKOAD Bandung
Prestasi
Bintang Kartika Eka Paksi Pratama
Bintang Kartika Eka Paksi Nararya
Bintang Yudha Dharma Nararya

Novianto

BACA JUGA:

Tulis Komentar