Sejarawan LIPI: Hanya Orang Dekat Soeharto yang Ingin Kembali ke Zaman Orde Baru

  • Fakta.News - 7 Des 2018 | 15:57 WIB
Sejarawan LIPI: Hanya Orang Dekat Soeharto yang Ingin Kembali ke Zaman Orde Baru
Tommy Soeharto dan Titiek Soeharto, pentolan Partai Berkarya, yang ingin kembali ke Zaman Orba.(Istimewa)

Jakarta – Wacana kembali ke zaman Orde Baru dinilai langkah mundur oleh Sejarawan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hermawan Sulistyo. Pasalnya, hanya orang dekat Orba saja yang ingin kembali ke zaman Soeharto.

Hermawan menyatakan, jualan sosok Soeharto dan Orba yang dilakukan Partai Berkarya tidak akan efektif dalam mendulang suara di Pemilu 2019. Sebab, tak banyak masyarakat Indonesia yang ingin kembali ke zaman Orba.

“Hanya orang gila yang mau kembali ke rezim itu. Ngomong begini pasti selesai. Hidup penuh ketakutan setiap hari. Apalagi bikin NGO (LSM), jangan mimpi, besoknya hilang,” kata Hermawan dalam diskusi ‘Orba dalam Pilpres’ Jakarta, Kamis (6/11/2018).

Hermawan juga menambahkan, pihak-pihak yang ingin kembali ke zaman Orba hanya segelintir. Mereka adalah orang dekat rezim Orba yang mendapatkan keuntungan berkat korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Lebih banyak masyarakat yang menderita di zaman itu,” kata dia.

Isu Orba pun takkan laku. Apalagi, pemilih pemula. Meski tak merasakan langsung, pemilih pemula bisa mencari kebenaran terkait Orba. Pemilih pemula ini juga tidak akan mudah memercayai politikus yang menjual Orba.

“Banyak anak-anak milenial yang cerdas, menelusuri dia lihat, buka file lama akan tahu siapa penjahat HAM, siapa yang merampok ekonomi kita,” kata dia.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar