Dukung Reformasi Birokrasi, Setjen DPR RI Luncurkan Aplikasi Cuti Terintegrasi

Jakarta – Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI kembali meluncurkan inovasi transformasi digital terbaru. Kali ini, melalui Pusat Teknologi Informasi (Pustekinfo) dan Bagian Manajemen Kinerja dan Informasi ASN secara resmi mempersembahkan Aplikasi Cuti Terintegrasi sebagai bagian dalam upaya mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik demi terciptanya percepatan layanan kepegawaian dan mewujudkan reformasi birokrasi.
Kepala Pustekinfo Setjen DPR RI Djaka Dwi Winarko saat diwawancarai Parlementaria usai membuka launching, di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (9/11/2023) menjelaskan, Aplikasi Cuti Terintegrasi atau Aplikasi E-Cuti tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepegawaian kepada seluruh pegawai Setjen DPR RI dalam pengajuan cuti secara paperless.
“Kita tadi sosialisasi untuk aplikasi e-cuti ya. Jadi e-cuti itu salah satu aksi perubahan yang digagas yang direncanakan itu gagasan oleh Ibu Murni Elok Pertiwi, salah satu peserta Diklat Pimpinan Eselon 3. Aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepegawaian kepada seluruh pegawai serta citra dpr dalam pengajuan cuti itu. Nanti akan tentu akan lebih dipermudah karena sudah ada dalam aplikasi langsung bisa sampaikan di situ,” ujar Djaka.
“Dan prosesnya juga akan cepat. Dan nanti akan persetujuannya (cuti) oleh atasan langsungnya juga bisa cepat dan data data mengenai cuti ini nanti juga akan bisa terintegrasi. Nanti data data sebagai bagian dari untuk proses pengambilan keputusan pimpinan yang terutama di bidang masalah kepegawaian,” lanjut Djaka mengungkapkan.
Terkait paperless, Djaka lebih lanjut menuturkan Aplikasi Cuti Terintegrasi atau Aplikasi E-Cuti ini juga sebagai bagian dari upaya mendukung gerakan paperless di lingkungan Setjen DPR RI sebagaimana arahan dari Ketua DPR RI Puan Maharani dan segenap Pimpinan Setjen DPR yang dikomandoi Sekjen DPR RI Indra Iskandar.
“Yang pasti ini memang ini arahan dari Ketua DPR juga dan juga Pimpinan Sekretariat Jenderal, bagaimana kita bisa mengurangi semaksimal mungkin penggunaan kertas (paperless). Salah satunya, dengan tentu kita menciptakan aplikasi ini nanti memang sudah tidak ada lagi kertas ya. Tidak ada lagi form yang harus kita ajukan di antar kemana mana, sudah dalam ada dalam jaringan secara online,” tandasnya.
Bahkan, sambung Djaka, melalui Aplikasi Cuti Terintegrasi atau Aplikasi E-Cuti itu dapat semakin mengintegrasikan kolaborasi antar lini divisi di tubuh Setjen DPR RI. Diharapkan, melalui aplikasi tersebut nantinya membutuhkan kerjasama antara lain Bagian Keuangan bersama Bagian Pusdiklat dan Bagian Kepegawaian.
Tak hanya itu, tujuan dari diluncurkannya Aplikasi Cuti Terintegrasi sebagai wujud dari komitmen penyederhanaan aplikasi di lingkungan Setjen DPR RI. Salah satunya melalui Human Resources Untuk Information System atau dikenal dengan istilah ‘Haris’. Mengingat, aplikasi di Setjen DPR RI per hari ini telah mencapai sekitar 120 aplikasi yang dibangun sejak tahun 2010.
“Nah ini sekarang ini kita sudah lakukan kajian dan dari kajian itu memang direkomendasikan untuk lebih disederhanakan. Makanya kita buat sistem klastering, jadi fungsi-fungsi yang sama kita jadikan satu. Salah satunya itu yaitu ‘Haris’. Di situ seluruh data seluruh informasi yang terkait dengan masalah SDM itu dijadikan dalam satu aplikasi. Dan salah satu aplikasi yang nanti akan kita masukkan di situ ya E-Cuti,” pungkasnya.

BERITA
Raih 50,07 Persen, KPUD Jakarta Tetapkan Pramono Anung-Rano Karno Pemenang Pilkada Jakarta 2024 Satu Putaran

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Jakarta resmi menetapkan hasil rekapitulasi tingkat provinsi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pada Minggu (8/12/2024) di Hotel Sari Pan Pacific, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam rapat penetapan ini, KPUD Jakarta menetapkan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 3 Pramono Anung – Rano Karno sebagai pemenang Pilkada Jakarta 2024.
Hasil penetapan Pilkada Jakarta 2024 ini disampaikan langsung oleh Ketua KPUD Wahyu Dinata. KPUD Jakarta menetapkan pasangan Pramono – Rano secara sah unggul dengan perolehan suara sebesar 2.183.239 suara atau 50,07 persen dan memenangkan Pilkada Jakarta 2024 dalam satu putaran.
Sementara itu pesaingnya, yakni pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil – Suswono memperoleh 1.718.160 suara atau 39,40 persen dan pasangan nomor urut 2 Dharma Pongrekun – Kun Wardana memperoleh 459.230 suara atau 10,53 persen.
Kemenangan pasangan Pramono Anung – Rano Karno tersebut mendominasi di 6 wilayah Provinsi Jakarta, yakni Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
Berikut rincian perolehan suara per wilayah:
Kepulauan Seribu
- Ridwan Kamil-Suswono: 6.578 suara 2. Dharma-Kun: 653 suara 3. Pramono-Rano: 7.456 suara
Jakarta Barat
- Ridwan Kamil-Suswono: 386.880 suara 2. Dharma-Kun: 109.457 suara 3. Pramono-Rano: 500.738 suara
Jakarta Pusat
- Ridwan Kamil-Suswono: 152.235 suara 2. Dharma-Kun: 44.865 suara 3. Pramono-Rano: 220.372 suara
Jakarta Selatan
- Ridwan Kamil-Suswono: 375.391 suara 2. Dharma-Kun: 90.294 suara 3. Pramono-Rano: 491.017 suara
Jakarta Timur
- Ridwan Kamil-Suswono: 535.613 suara 2. Dharma-Kun: 136.935 suara 3. Pramono-Rano: 635.170 suara
Jakarta Utara
- Ridwan Kamil-Suswono: 261.463 suara 2. Dharma-Kun: 77.026 suara 3. Pramono-Rano: 328.486 suara
BERITA
KAPT Ucapkan Selamat untuk Kemenangan Dedie Rachim – Jenal Mutaqin di Pilkada Kota Bogor 2024

Jakarta – Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) mengucapkan selamat kepada pasangan Dedie A Rachim – Jenal Mutaqin yang telah berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor 2024 hasil hitung cepat terkini.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) KAPT, Achmad Fachruddin, mengatakan kemenangan Dedie – Jenal merupakan kemenangan bagi warga Kota Bogor untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik lagi. Khususnya menata dan membangun Kota Bogor dengan memimpin pemerintahan yang tulus ikhlas, serta memimpin para birokrat dengan bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).
“Semoga amanah yang diberikan warga Kota Bogor kepada Kang Dedie dan Kang Jenal bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari KKN, taat pada konstitusi dan mampu mengelola keberagaman budaya sebagaimana cermin realitas penduduknya sebagai kekuatan jati diri bangsa yang tidak lagi dilemahkan apalagi dihilangkan,” tutur Achmad Fachruddin atau yang akrab disapa Kasino ini.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengarah KAPT, Ammarsjah, juga mengucapkan selamat kepada pasangan Dedie – Jenal. Ia menyampaikan dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimiliki oleh Dedie A Rachim sebagai pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diharapkan dapat menghadirkan pemerintahan yang bersih dalam melayani warga Kota Bogor.
“Dengan rekam jejak dan pengalamannya sebagai pejabat KPK, saya harap Kang Dedie dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga dalam wilayah bebas korupsi atau WBK,” ucap Ammarsjah.
Selain itu Ammarsjah menitipkan pesan kepada pasangan Dedie – Jenal untuk terus amanah menjaga dan menjalankan konsensus bangsa, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.
“Sekali lagi selamat atas kememangan di Pilkada Kota Bogor. Selamat berjuang dan bekerja, semoga Kang Dedie dan Kang Jenal tetap teguh menjalankan mandat konsensus bangsa, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI & UUD 1945,” tutur Ammarsjah menambahkan.
BERITA
Menang Satu Putaran Pilgub DKI Jakarta 2024, KAPT Ucapkan Selamat kepada Pramono Anung – Rano Karno

Jakarta – Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) mengucapkan selamat kepada pasangan Pramono Anung (Mas Pram) – Rano Karno (Bang Doel) yang telah berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur DKI Jakarta 2024 dalam satu putaran.
Koordinator Nasional KAPT, Bambang J Pramono mengatakan kemenangan Pramono Anung – Rano Karno merupakan amanah warga Jakarta untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik lagi.
“Semoga amanah yang diberikan warga DKI Jakarta kepada Mas Pram dan Bang Doel bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, taat pada konstitusi dan mampu mengelola keberagaman budaya sebagaimana cermin realitas penduduknya sebagai kekuatan jati diri bangsa yang tidak lagi dilemahkan apalagi dihilangkan,” tutur Bambang J Pramono yang akrab disapa Gembos ini.
Selain itu Banbang menilai kemenangan satu putaran ini cermin kelompok Mas Pram – Bang Doel yang tetap kritis ditengah situasi Pilkada Serentak 2024 yang masih diwarnai upaya pembegalan demokrasi dengan adanya intervensi untuk merubah UU Pilkada sebagaimana terjadi dalam Pilpres 2024 dengan perubahan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang inkonstitusional.
“Kita patut bersyukur Pilkada Serentak 2024 telah berlangsung. Walaupun kualitas pelaksanaannya saat ini masih terdapat banyak kekurangan terutama praktek tidak netral dari aparat yang terjadi di banyak daerah,” ucapnya.
“Selamat berjuang dan bekerja, semoga mas Pram – Bang Doel tetap teguh menjalankan mandat konsensus bangsa, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI & UUD 1945,” pungkas Bambang menambahkan.