Parlemen Jual Beli Haram Blanko KTP Elektronik di Online

  • Fakta.News - 6 Des 2018 | 20:30 WIB
Jual Beli Haram Blanko KTP Elektronik di Online
Bamsoet minta polisi untuk mengungkap dan mengusut tuntas praktik jual beli blanko KTP-El di pasaran(Foto: Dok.DPR)

Jakarta – Hasil liputan investigasi Kompas  mengungkap, adanya peredaran dan praktik jual beli blanko KTP Elektronik (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) asli di pasaran.

Terkait hal itu, Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pihak kepolisian, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil),  untuk segera mengungkap dan mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat dalam praktik peredaran dan jual beli blanko KTP Elektronik (KTP-El) tersebut.

“Baik blanko KTP-El yang beredar di pasar maupun di online. Serta segera menarik seluruh blanko KTP Elektronik yang masih beredar di pasaran,” tandas Bamsoet dalam siaran persnya, yang diterima Fakta.News, pada Kamis (6/12/2018).

Kemudian mendorong Komisi II DPR, untuk memanggil pimpinan tiga perusahaan pembuat blangko KTP-El tersebut yaitu PT Pura Barutama, PT Trisakti Mustika Graphika, dan PT Jasuindo Tiga Perkasa. Serta Tokopedia sebagai penyedia sarana jual beli blangko KTP-El melalui online. “Mereka harus diminta untuk menjelaskan diperjualbelikannya blangko KTP-El,” kata Bamsoet.

Selain itu, Bamsoet pun mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Kemendagri melalui Dirjen Dukcapil untuk menginvestigasi diretasnya sistem pembuatan KTP Elektronik. Serta meningkatkan proteksi terhadap cip yang terdapat dalam KTP-El yang dikeluarkan oleh Kemendagri.

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3

BACA JUGA:

Tulis Komentar