Pilkada Sumut 2018 DJOSS Paham Pemberantasan Korupsi dan Sejahterakan Masyarakat

  • Fakta.News - 23 Jun 2018 | 01:30 WIB
DJOSS Paham Pemberantasan Korupsi dan Sejahterakan Masyarakat
Pasangan Cagub-cawagub Sumut Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus (DJOSS)(Foto: Yuch/Fakta.News)

Jakarta – Penyampaian yang lugas dari pasangan Djarot-Sihar dalam debat kandidat terakhir Pilgub Sumatera Utara terkait transparansi anggaran, pencegahan dan pemberantasan korupsi mendapat respon yang sangat positif.

Menurut Guru Besar FISIP Unpad, Prof Dr. H. Obsatar Sinaga, apa yang disampaikan Djarot-Sihar tentang pemberantasan korupsi sangat relevan dan dibutuhkan bagi masa depan Sumut mendatang.

Ia juga dengan penjelasan yang rasional dan lancar dalam pembahasan pemberantasan korupsi menjadi salah satu keunggulan bagi keduanya. “Saya kira Djarot punya pengalaman soal pencegahan korupsi dengan berbagai program e-budgeting, e-planning dan sebagainya yang sangat mengedepankan transparansi saat memimpin,” ucap Obsatar, dikutip dari Antara.

Baca Juga:

Obsatar juga berpendapat bahwa dengan mengangkat isu korupsi tersebut sangatlah penting dilakukan karena masyarakat Sumut butuh perubahan. Pasalnya dua gubernur Sumut sebelumnya juga terjerat kasus korupsi.

Dengan pengalaman sebagai Wali Kota Blitar dan Gubernur DKI Jakarta, Obsatar menilai hal tersebut dapat menjadi modal besar bagi Djarot untuk pencegahan dan pemberantasan korupsi dalam birokrasi. “Keuntungan besar lainnya juga ada pada pasangan Djarot-Sihar, mengingat keduanya tidak pernah tersangkut kasus-kasus dugaan korupsi,” jelasnya.

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar