Connect with us

Dampak Keberadaan Startup Unicorn Bagi Ekonomi Digital Indonesia

unicorn

Jakarta – Startup bergelar unicorn di Indonesia terus bertambah seiring dengan masuknya Ovo yang memiliki valuasi di atas USD 1 miliar. Apa dampak yang terasa keberadaan startup ini bagi ekonomi digital Indonesia?

“Yang jelas kan, harus kita akui Unicorn itu memberikan lapangan pekerjaan dan bagaimana mekanisme finansialnya itu yang memang harus dimaksimalkan untuk kebutuhan kita juga,” ujar Asisten Deputi Telematika & Utilitas Kementerian Koordinator Perekonomian Eddy Satriya dilansir Detikcom, Rabu (9/10/2019).

Sebagai informasi startup unicorn ini dialamatkan kepada perusahaan rintisan yang memiliki valuasi di atas USD 1 miliar, di mana itu telah dicapai oleh Gojek, Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, dan Ovo. Eddy mengatakan kehadiran startup unicorn tersebut perlu disambut positif.

“Unicorn itu kan tampil memberikan salah satu solusi bagaimana enterpreneurship itu dimaksimalkan melalui kemajuan teknologi. Nah, ini yang tentu saja membuka transparansi, jenis layanan yang lebih cepat dalam arti orang, katakanlah langsung transaksi dengan account yang dia punya, itu prinsip prinsip dasarnya dan itu saya pikir sangat mendorong kemajuan dunia perbankan kita,” tuturnya.

Lebih lanjut lagi, Eddy mengungkapkan startup-startup ini turut membuka celah-celah yang tadinya tersumbat karena birokrasi dan regulasi bisnis.

“Katakanlah kita tahu perbankan tuh sekarang aspek security sangat regulated sekali, dan ini kan pelan-pelan dibuka,” pungkas dia

Baca Juga:

 

Munir

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Total 32 Pasien Positif Corona di RSPI Sulianti Saroso Dinyatakan Sembuh Per 8 April 2020

Oleh

Fakta News

Jakarta – Empat pasien positif Corona yang dirawat di RSPI Sulianti Saroso kini kembali telah dinyatakan sembuh. Hingga hari ini, angka tersebut menambah jumlah kasus positif Corona yang sembuh di RSPI Sulianti Saroso sebanyak 32 kasus.

“Dalam 24 jam terakhir, pasien sembuh confirmed (positif) sebanyak empat orang,” demikian pernyataan tertulis dari RSPI Sulianti Saroso, Rabu (8/4/2020).

Pihak rumah sakit juga mengatakan, dalam satu hari terakhir, ada dua kasus pasien meninggal akibat virus Corona. Masing-masing satu orang untuk pasien positif dan satu kasus lainnya untuk pasien dengan status pasien dalam pemantauan (PDP).

RSPI Sulianti Saroso juga kembali mengumumkan setidaknya ada empat pasien baru terkait virus Corona yang kini ditangani pihaknya. Kini, total ada 25 pasien virus Corona yang masih dirawat di RSPI Sulianti Saroso.

Dari 25 pasien yang masih dirawat tersebut, terdapat tiga orang yang kini masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Diketahui, total pasien di ruang ICU tersebut berkurang satu dari jumlah kemarin.

“Pasien yang masih dirawat kriteria PDP 16 orang. Pasien yang masih dirawat kriteria confirmed (positif) 9 orang,” imbuhnya.

Salah satu rumah sakit rujukan penanganan virus Corona di Jakarta ini juga mengumumkan, dalam 24 jam terakhir, setidaknya ada pengurangan tujuh kasus orang dalam pemantauan (ODP) yang ditangani pihak RSPI Sulianti Saroso. Per hari ini, pihak rumah sakit hanya menangani sembilan kasus ODP.

Berikut ini rincian pasien yang dirawat di RSPI Sulianti Saroso hingga 8 April 2020:

1. ODP sampai 8 April 2020

– Jumlah per 8 April: 9

– Jumlah total: 2.832

2. Pasien yang dirawat

– PDP:

Masih Dirawat: 16

Sembuh: 38

Meninggal: 7

Total: 61

– Confirmed:

Masih Dirawat: 9

Sembuh: 32

Meninggal: 15

Total: 56

Jumlah Total: 117

3. Pasien Yang Masih Dirawat

– PDP:

Ruang Isolasi: 14

ICU: 2

– Confirmed:

Ruang Isolasi: 8

ICU: 1

Total: 25

Baca Selengkapnya

BERITA

Jika Pelaksanaan Ibadah Haji 2020 Batal, Jemaah Bisa Ambil Kembali Dana Haji yang Telah Dilunasi

Oleh

Fakta News
Ilustrasi heboh air zamzam dalam ibadah haji

Jakarta – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan pelunasan dana Haji harus dilakukan calon jemaah. Namun, jika nantinya pelaksanaan Haji 2020 tidak dilaksanakan karena pertimbangan situasi pandemi virus Corona, dana yang sudah dilunasi jemaah bisa diambil kembali.

Hal itu disampaikan Fachrul dalam rapat virtual dengan Komisi VIII DPR, Rabu (8/4/2020). Fachrul menyebut dana Haji wajib dilunasi untuk mengantisipasi jika nantinya pelaksanaan ibadah Haji 2020 benar-benar dilakukan.

“Memang kembali kalau kita mengantisipasi bahwa siapa tahu kita akan berangkat, memang Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) harus dilunasi, tidak boleh tidak,” ujar Fachrul.

Namun demikian, Fachrul menegaskan dana Haji yang sudah dilunasi jemaah bisa diambil kembali jika nantinya tidak jadi berangkat ke Tanah Suci. Dana itu bisa dibayarkan kembali saat jemaah akan berangkat Haji di tahun-tahun selanjutnya.

“Tapi sudah kami garis bawahi, pada saat kami mengumumkan pelunasan misi, kalau tidak jadi berangkat, dana pelunasan itu akan diambil kembali, boleh. Boleh untuk diambil kembali, diminta kembali, nanti pada saatnya dibayar lagi,” jelasnya.

Fachrul mengatakan dengan melunasi biaya Haji, jemaah bisa menunjukkan kartu kepastian untuk berangkat Haji.

“Tapi paling nggak dengan melunasi Bipih menunjukkan dia sudah punya kartu kepastian untuk berangkat Haji,” ujar Fachrul.

Di sisi lain, Fachrul mengatakan banyak masyarakat yang bertanya-tanya soal kepastian penyelenggaraan ibadah Haji tahun 2020. Menurutnya, jika sampai pertengahan Mei ada kepastian pelaksanaan Haji, pihaknya akan siap memberangkatkan jemaah.

“Kami melihat ada tanda-tanda, misalnya seminggu yang lalu, Masjidil Haram sebelumnya ditutup untuk tawaf, tapi seminggu yang lalu juga kembali untuk tawaf. Sehingga kami melihat ini mudah-mudahan nanti sisi positif gitu, mudah-mudahan,” tuturnya.

“Kalau sampai pertengahan Mei diputuskan (Haji) bisa, go, saya kira kita masih siap untuk go, gitu,” pungkas Fachrul.

 

(mjf)

Baca Selengkapnya

BERITA

Kabar Duka, Seniman Hebat Indonesia Glenn Fredly Meninggal Dunia

Oleh

Fakta News
Glenn Fredly

Jakarta – Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air. Salah satu penyanyi kebanggaan Indonesia, Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya, Rabu (8/4/2020) malam.

Kabar duka berpulangnya seniman hebat Glenn Fredly dibenarkan oleh rekan sesama musisi, Tompi.

“Telah berpulang saudara kami, Glenn friedly, malam ini. Mhn dimaafkan semua salahnya. Dia yg selalu hadir menggerakkan kita semua,” tulis Tompi melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, Rabu (8/4).

Akun Billboard Indonesia melalui akun @billboard_ina di Instagram juga menyiarkan kabar duka ini.

“Berita duka kembali datang di dunia musik Indonesia. Glenn Fredly Deviano Latuihamallo meninggal dunia hari ini, Rabu, 8 April 2020. Ia menghembuskan nafas terakhir di usianya yang ke-44 tahun. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh sahabat dekat sekaligus rekan seprofesinya, Tompi. Terima kasih untuk semua karya-karyamu. Selamat jalan, Glenn Fredly. #billboardid #glennfredly #ripglennfredly,” demikian ditulis Billboard Indonesia.

Perjalanan Karier Glenn Fredly

Lahir dengan nama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamallo, di lahir di Jakarta, 30 September 1975, Glenn Fredly merupakan musisi ternama di Tanah Air.

Mantan suami Dewi Sandra itu mengawali kariernya saat dia menjadi vokalis “Funk Section”.

Pada tahun 1995 (setahun setelah ia lulus SMA pada tahun 1994) Funk Section meluncurkan sebuah album eksklusif yang dikemas secara apik.

Tiga tahun kemudian, Glenn Fredly bernyanyi solo dan meluncurkan sebuah album yang bertajuk GLENN dengan bermodalkan 8 buah lagu.

Baca Selengkapnya