Antisipasi Penyebaran Hoax, Relawan Bentuk Tim Pembela Jokowi di Yogyakarta

  • Fakta.News - 16 Sep 2018 | 15:38 WIB
Antisipasi Penyebaran Hoax, Relawan Bentuk Tim Pembela Jokowi di Yogyakarta
Rakernas Seknas Jokowi di Yogyakarta(Foto: Istimewa)

Yogyakarta – Relawan Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah advokat di Yogyakarta membentuk Tim Pembela Jokowi. Tim ini nantinya akan mengedukasi masyarakat agar tidak menyebarkan hoax maupun ujaran kebencian.

Baca juga:

Ketua Tim Pembela Jokowi Yogyakarta, Erlan Nopri mengatakan, Tim Pembela Jokowi ini juga akan mengincar pihak-pihak yang sengaja menyebar hoax untuk menyerang Jokowi.

“Pak Jokowi maupun pemerintah sebetulnya tidak anti kritik, tapi kritik yang disampaikan harus bertanggung jawab, tidak menyesatkan. Jika kritik berpotensi membahayakan Pak Jokowi selaku Presiden maupun pribadi, dan berpotensi menimbulkan perpecahan bangsa, maka harus ada tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” ungkap Erlan saat acara deklarasi Tim Pembela Jokowi Yogyakarta, Sabtu (15/9).

Selain deklarasi Tim Pembela Jokowi Yaogyakarta, acara yang dihadiri jajaran Seknas Jokowi ini juga menggelar diskusi. Diskusi tersebut yakni membahas tentang hoax dan ujaran kebencian.

“Diskusi kita gelar agar dapat mengedukasi internal relawan dan sosialisasi ke masyarakat. Bahwa kritik itu boleh, lewat medsos atau media apapun, asalkan sesuai ketentuan KUHP dan UU ITE yang mengatur kategori kritik itu apa, hoax, ujaran kebencian itu apa. Jadi jangan sampai membuat hoax dan yang membacanya memicu hoax susulan dan ujaran kebencian lainnya,” terang Erlan.

  • Halaman :
  • 1
  • 2

BACA JUGA:

Tulis Komentar