Connect with us
Parlemen

Akibat ‘Black Out’, 20 Juta Pelanggan PLN Merugi

Akibat ‘Black Out’, 20 Juta Pelanggan PLN Merugi
Anggota Komisi VII DPR RI Bara Hasibuan. Foto: DPR RI

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Bara Hasibuan mengatakan, setidaknya 20 juta pelanggan PLN yang mengalami kerugian atas kejadian pemadaman massal secara mendadak (black out) yang terjadi pada 4 Agustus lalu di wilayah Jawa-Bali. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan Dirjen Ketenagalistrikan (Gatrik) Kementerian ESDM dan Plt Direktur Utama PLN, Bara menilai penjelasan mengenai penyebab terjadinya black out pada 4 Agustus lalu di wilayah Jawa-Bali, masih kurang memuaskan.

“Ada semacam penjelasan (penyebab black out) tetapi tidak memuaskan. Kami masih belum bisa memahami apa sebetulnya penyebab terjadinya hal tersebut. Disebutkan ada investigasi yang dilakukan oleh Bareskrim Mabes Polri, padahal seharusnya ada investigasi yang dilakukan secara internal yang dilakukan PLN,” ungkap legislator Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini usai rapat di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI, Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

RDP ini, lanjut Bara, menjadi kali pertama dilakukannya rapat resmi terbuka dengan PLN dan Kementerian ESDM untuk menjelaskan mengenai black out, serta membahas langkah perbaikan yang tepat guna memastikan kejadian tersebut tidak berulang. Pada pertemuan tertutup sebelumnya, setidaknya terdapat dua kesepakatan yaitu dibentuknya tim investigasi untuk menyelidiki penyebab kejadian tersebut dan pemberian kompensasi yang dilakukan PLN. Pihak PLN sendiri mengatakan kompensasi telah diberikan berupa pemotongan jumlah tagihan pada bulan Agustus lalu.

Investigasi Internal

Selain mendesak adanya hasil investigasi internal, Komisi VII DPR RI juga sempat menyoroti soal penanganan black out yang dilakukan oleh PLN. Bara juga menilai, PLN tidak cepat dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat. Selain itu, Komisi VII DPR RI juga menyayangkan minimnya peran Kementerian ESDM dalam memberikan asistensi dan bantuan kepada PLN.

“Kesannya kementerian itu memberikan semua beban itu kepada PLN untuk menangani kasus mereka tersebut, terutama soal teknis. Padahal seharusnya pihak kementerian sebagai regulator harus ikut tanggung-jawab untuk bisa menunjukkan kepemimpinannya dan memberikan asistensi sebagai regulator dan support kepada PLN untuk menangani situasi krisis tersebut. Tapi, itu tidak dilakukan kementerian, itu yang sangat disesalkan Komisi,” tambah legislator dapil Sulawesi Utara itu.

Ke depannya, Komisi VII DPR RI mendukung beberapa program perbaikan PLN yang difokuskan pada peningkatan sistem dan layanan crisis center, serta peningkatan tata kelola publikasi PLN. “Kita mendukung beberapa perbaikan, misalnya memperkuat divisi public relations dan peningkatan strategi komunikasi. Jadi kita lihat saja nanti kalau terjadi black out lagi, bagaimana cara PLN memyampaikan perkembangan situasi krisis kepada masyarakat,” pungkas Bara.

Meski penjelasan teknis hasil dari investigasi PLN belum bisa di-share kepada Komisi VII DPR RI, agenda yang sama akan terus dilanjutkan. Selanjutnya, Komisi VII DPR RI akan mengupayakan kembali digelarnya rapat dengar pendapat lanjutan terkait masalah pemadaman listrik ini, sebelum masa jabatan Anggota Dewan pada periode ini berakhir. “Ini sudah jadi kewajiban dari Komisi VII untuk periode ini. Kami ingin masalah ini betul-betul kami tuntaskan sebelum masa jabatan kami berakhir,” tutup Bara. (alw/sf)

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Raih 50,07 Persen, KPUD Jakarta Tetapkan Pramono Anung-Rano Karno Pemenang Pilkada Jakarta 2024 Satu Putaran

Oleh

Fakta News

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Jakarta resmi menetapkan hasil rekapitulasi tingkat provinsi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pada Minggu (8/12/2024) di Hotel Sari Pan Pacific, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam rapat penetapan ini, KPUD Jakarta menetapkan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur  nomor urut 3 Pramono Anung – Rano Karno sebagai pemenang Pilkada Jakarta 2024.

Hasil penetapan Pilkada Jakarta 2024 ini disampaikan langsung oleh Ketua KPUD Wahyu Dinata. KPUD Jakarta menetapkan pasangan Pramono – Rano secara  sah unggul dengan perolehan suara sebesar  2.183.239 suara atau 50,07 persen dan memenangkan Pilkada Jakarta 2024 dalam satu putaran.

Sementara itu pesaingnya, yakni pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil – Suswono memperoleh 1.718.160 suara atau 39,40 persen dan pasangan nomor urut 2 Dharma Pongrekun – Kun Wardana memperoleh 459.230 suara atau 10,53 persen.

Kemenangan pasangan Pramono Anung – Rano Karno tersebut mendominasi di 6 wilayah Provinsi Jakarta, yakni Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Berikut rincian perolehan suara per wilayah:

Kepulauan Seribu

  1. Ridwan Kamil-Suswono: 6.578 suara 2. Dharma-Kun: 653 suara 3. Pramono-Rano: 7.456 suara

Jakarta Barat

  1. Ridwan Kamil-Suswono: 386.880 suara 2. Dharma-Kun: 109.457 suara 3. Pramono-Rano: 500.738 suara

Jakarta Pusat

  1. Ridwan Kamil-Suswono: 152.235 suara 2. Dharma-Kun: 44.865 suara 3. Pramono-Rano: 220.372 suara

Jakarta Selatan

  1. Ridwan Kamil-Suswono: 375.391 suara 2. Dharma-Kun: 90.294 suara 3. Pramono-Rano: 491.017 suara

Jakarta Timur

  1. Ridwan Kamil-Suswono: 535.613 suara 2. Dharma-Kun: 136.935 suara 3. Pramono-Rano: 635.170 suara

Jakarta Utara

  1. Ridwan Kamil-Suswono: 261.463 suara 2. Dharma-Kun: 77.026 suara 3. Pramono-Rano: 328.486 suara
Baca Selengkapnya

BERITA

KAPT Ucapkan Selamat untuk Kemenangan Dedie Rachim – Jenal Mutaqin di Pilkada Kota Bogor 2024

Oleh

Fakta News
Pasangan Pilkada Kota Bogor Dedie A Rachim - Jenal Mutaqin

Jakarta – Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) mengucapkan selamat kepada pasangan Dedie A Rachim – Jenal Mutaqin  yang telah berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor  2024 hasil hitung cepat terkini.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) KAPT, Achmad Fachruddin, mengatakan kemenangan Dedie – Jenal merupakan kemenangan bagi warga Kota Bogor untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik lagi. Khususnya menata dan membangun Kota Bogor  dengan memimpin pemerintahan yang tulus ikhlas, serta memimpin para birokrat dengan bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

“Semoga amanah yang diberikan warga Kota Bogor kepada Kang Dedie dan Kang Jenal bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari KKN, taat pada konstitusi dan mampu mengelola keberagaman budaya sebagaimana cermin realitas penduduknya sebagai kekuatan jati diri bangsa yang tidak lagi dilemahkan apalagi dihilangkan,” tutur Achmad Fachruddin atau yang akrab disapa Kasino ini.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengarah KAPT, Ammarsjah, juga mengucapkan selamat kepada pasangan Dedie – Jenal. Ia menyampaikan dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimiliki oleh Dedie A Rachim sebagai pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diharapkan dapat  menghadirkan pemerintahan yang bersih dalam melayani warga Kota Bogor.

“Dengan rekam jejak dan pengalamannya sebagai pejabat KPK, saya harap Kang Dedie dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga dalam wilayah bebas korupsi atau WBK,” ucap Ammarsjah.

Selain itu Ammarsjah menitipkan pesan kepada pasangan Dedie – Jenal untuk terus amanah menjaga dan menjalankan konsensus bangsa, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

“Sekali lagi selamat atas kememangan di Pilkada Kota Bogor. Selamat berjuang dan bekerja, semoga Kang Dedie dan Kang Jenal tetap teguh menjalankan mandat konsensus bangsa, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI & UUD 1945,” tutur Ammarsjah menambahkan.

Baca Selengkapnya

BERITA

Menang Satu Putaran Pilgub DKI Jakarta 2024, KAPT Ucapkan Selamat kepada Pramono Anung – Rano Karno

Oleh

Fakta News
Koordinator Nasional Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) Bambang J Pramono

Jakarta – Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) mengucapkan selamat kepada pasangan Pramono Anung (Mas Pram) – Rano Karno (Bang  Doel) yang telah berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur DKI Jakarta 2024 dalam satu putaran.

Koordinator Nasional KAPT, Bambang J Pramono mengatakan kemenangan Pramono Anung – Rano Karno merupakan amanah warga Jakarta untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik lagi.

“Semoga amanah yang diberikan warga DKI Jakarta kepada Mas Pram dan Bang Doel bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, taat pada konstitusi dan mampu mengelola keberagaman budaya sebagaimana cermin realitas penduduknya sebagai kekuatan jati diri bangsa yang tidak lagi dilemahkan apalagi dihilangkan,” tutur Bambang J Pramono yang akrab disapa Gembos ini.

Selain itu Banbang menilai kemenangan satu putaran ini cermin kelompok Mas Pram – Bang Doel yang tetap kritis ditengah situasi Pilkada Serentak 2024 yang masih diwarnai upaya pembegalan demokrasi dengan adanya intervensi untuk merubah UU Pilkada sebagaimana terjadi dalam Pilpres 2024 dengan perubahan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang inkonstitusional.

“Kita patut bersyukur Pilkada Serentak 2024 telah berlangsung. Walaupun kualitas pelaksanaannya saat ini masih terdapat banyak kekurangan terutama praktek tidak netral dari aparat yang terjadi di banyak daerah,” ucapnya.

“Selamat berjuang dan bekerja, semoga mas Pram  – Bang Doel tetap teguh menjalankan mandat konsensus bangsa, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI & UUD 1945,” pungkas Bambang menambahkan.

Baca Selengkapnya