Connect with us

Daya Saing Indonesia Meningkat Signifikan di Antara Negara Asia-Pasifik

Daya Saing Indonesia

Di sisi lain, IMD mengatakan dalam World Competitiveness Report 2019 bahwa pertumbuhan ekonomi yang stagnan dan pertumbuhan ekspansi kredit yang rendah dapat menimbulkan tantangan bagi perekonomian Indonesia yang bernilai $ 1 triliun.

Kekurangan dalam industri dasar domestik dan industri kimia, serta produktivitas tenaga kerja yang rendah dan rendahnya kompetensi sumber daya manusia juga telah menghambat daya saing Indonesia.

“Negara ini mungkin juga perlu mengatasi “ketidakkonsistenan implementasi peraturan dan penegakan hukum” dan “perubahan arah kebijakan nasional dan struktur pemerintah,” jika ingin meningkatkan daya saingnya lebih jauh,” tulis IMD dalam laporannya.

Indonesia mengikuti tren di wilayah Asia-Pasifik, di mana 11 dari 14 negara yang dipelajari oleh IMD telah maju atau mempertahankan peringkat daya saing mereka.

Singapura memimpin peringkat di wilayah tersebut, diikuti oleh Hong Kong, Cina dan Taiwan. Indonesia berada di urutan 10 di belakang Korea dan Jepang tetapi di atas India dan Filipina.

World Competitiveness Center IMD menggunakan 230 indikator, diukur dengan survei responden bisnis dan data resmi, jika tersedia, dari 63 negara untuk mengevaluasi “sejauh mana suatu negara mengembangkan lingkungan di mana perusahaan dapat mencapai pertumbuhan berkelanjutan, menghasilkan pekerjaan dan, pada akhirnya, meningkatkan kesejahteraan bagi warganya. ”

Laporan ini mengelompokkan indikator dalam empat faktor utama untuk menentukan kelemahan dan kekuatan suatu negara: kinerja ekonomi, infrastruktur, efisiensi bisnis, dan efisiensi pemerintah.

 

Yuch

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Tahun 2020 Ini Menristek Harapkan 3 hingga 5 Perusahaan Startup Indonesia Naik Tingkat Jadi Unicorn

Oleh

Fakta News
Menristek Bambang Brodjonegoro

Jakarta – Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengharapkan setidaknya tiga perusahaan rintisan bisa menyandang status unicorn sehingga jumlah perusahaan rintisan atau startup yang berada di tingkatan tersebut bertambah.

“Tahun ini kita harapkan ada tambahan tiga sampai lima lagi,” kata Bambang saat di acara START Summit 2020 di Jakarta, Sabtu, 22 Februari 2020.

Sementara bagi perusahaan yang sudah masuk golongan unicorn, Bambang mengharapkan mereka mampu naik tingkat lagi menjadi decacorn.

Meski tidak secara spesifik menyebutkan startup mana saja yang berpotensi naik menjadi unicorn, Bambang menilai ada peluang di sektor on-demand dan platform dagang, juga sektor pendidikan maupun kesehatan.

Menristek menekankan status menjadi unicorn, decacorn dan seterusnya tidak terjadi secara otomatis, melainkan sebuah perjalanan. Untuk itu dia memberikan semangat kepada para startup untuk terus berinovasi.

Dia juga meminta perusahaan rintisan untuk mengelola bisnis mereka dengan baik agar tidak tersingkir dari status unicorn.

Indonesia saat ini memiliki beberapa perusahaan rintisan yang menembus tingkatan unicorn, yaitu memiliki valuasi di atas US$ 1 miliar. Mereka adalah Bukalapak, Tokopedia, Traveloka dan yang terbaru platform pembayaran digital OVO. Bahkan, kemarin, perusahaan e-commerce JD.ID dikabarkan menjadi perusahaan rintisan atau startup keenam di Tanah Air yang menjadi unicorn.

Gojek sudah berhasil menembus strata decacorn, satu tingkat di atas unicorn dengan valuasi minimal US$ 10 miliar.

Sejak tahun lalu, diperkirakan unicorn baru akan datang dari sektor pendidikan atau kesehatan karena cukup banyak APBN yang digelontorkan terutama untuk sektor pendidikan.

 

Chrst

Baca Selengkapnya

BERITA

Hadiri Nobar Film Jejak Langkah 2 Ulama, Risma Nilai Muhammadiyah dan NU Miliki Banyak Kesamaan

Oleh

Fakta News
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menghadiri nobar film Jejak Langakh 2 Ulama Sabtu (22/2)

Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan dua organisasi Islam terbesar di Indonesia seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) memiliki banyak kesamaan, sehingga tidak perlu diperdalam perbedaannya.

“Saya pikir kenapa kita harus memperdalam perbedaan? Padahal banyak sekali persamaannya,” kata Risma di Surabaya, Sabtu (22/2).

Pernyataan Risma tersebut juga sempat disampaikan kepada ratusan pengurus Muhammadiyah, NU, Aisyiyah dan Muslimat saat menghadiri acara nonton bersama film berjudul “Jejak Langkah 2 Ulama” di salah satu hotel di Surabaya pada Jumat (21/2) malam. Acara tersebut digelar dengan tujuan untuk mewujudkan rasa persatuan dan harmonisasi kedua organisasi islam, yakni Muhammadiyah dan Nahdhalatul Ulama (NU).

Untuk itu, Risma berharap semua komponen masyarakat bersama-sama kompak dalam mengatasi permasalahan sosial yang ada tanpa mengedepankan perbedaan, terutama dalam menyelamatkan anak-anak dari segala hiruk pikuk permasalahan.

“Sekarang ini masalah yang terjadi pada anak-anak sangat kompleks apalagi usia remaja. Sebenarnya anak-anak itu lemah sekali. Sampai saya putuskan menutup lokalisasi (Dolly) itu adalah bagian dari menyelamatkan mereka,” katanya.

Selain itu, ia berharap anak-anak di era saat ini lebih dirangkul dan dibekali ilmu akhlak, seperti yang diajarkan Umar Bin Khatab saat menjadi pemimpin. “Saya yakin dengan keseimbangan ilmu agama dan akhlak maka anak-anak kita akan menjadi luar biasa,” katanya.

Baca Selengkapnya

BERITA

Jakarta Dikepung Banjir, Sejumlah Jalan Tak Bisa Dilintasi

Oleh

Fakta News
Underpass Tol Cawang terendam air sehingga tak bisa dilintasi (twitter @tmcpoldametro)

Jakarta – Hujan deras pada dini hari mengakibatkan sejumlah lokasi di DKI Jakarta tergenang. Berdasarkan pantauan Traffic Management Control (TMC) Polda Metro Jaya, air menggenangi beberapa wilayah di Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

“02.54 WIB banjir 40-50 sentimeter di Jalan Surabaya, Jalan Cilacap, dan Jalan Bandung, Jakarta Pusat. Bagi kendaraan sejenis sedan diimbau agar tidak melintas,” demikian informasi resmi dari akun Instagram @tmcpoldametro, Minggu, 23 Februari 2020.

Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat juga banjir setinggi 40-60 cm. Lalu, banjir setinggi 50-60 cm terpantau di Jalan Letjen Suprapto Jakarta Pusat yang mengarah ke Senen. Sementara ini, arus lalu lintas dialihkan.

Air juga menggenangi kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Ketinggian air diperkirakan mencapai 50 sentimeter.

Sementara itu, Underpass Tol Cawang sementara tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraan bermotor. Pasalnya, lokasi itu tergenang air setinggi 30-60 cm.

Kondisi serupa terjadi di Jalan Kayu Putih Raya, Jakarta Timur. Semua kendaraan belum bisa melintas lantaran jalur tergenang air setinggi 60 cm. Di wilayah Jatinegara dan Ujung Menteng Cakung, Jakarta Timur, kondisi serupa juga terjadi.

“02.20 WIB banjir 20-30 sentimeter di dekat Halte TransJakarta Flyover Jatinegara, agar hati-hati bila sedang melintas,” demikian imbauan TMC Polda Metro Jaya.

Genangan air cukup tinggi juga berada di underpass Matraman, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur. Air menggenang setinggi 60-80 sentimeter (cm) berdasarkan pantauan hingga pukul 07.43 WIB.

“07:43 Banjir 60-80 cm di Underpass Matraman Jl. Matraman Raya Jakarta Timur, sementara tidak bisa dilintasi semua jenis kendaraaan bermotor,” kicau akun @TMCPoldaMetro.

Banjir setinggi 60 cm juga terpantau di Jalan Raya Cakung-Cilincing Barat. Tepatnya, di JGC Aeon Mall yang mengarah ke Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Lokasi itu sementara ini hanya bisa dilintasi kendaraan besar.

Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, juga tergenang banjir 50 cm. Titik banjir berada di turunan flyover pos empat Mall of Indonesia (MOI). Kendaraan sejenis sedan diimbau tidak melintas.

Pengendara yang hendak melintas di pintu keluar tol Cempaka Putih juga perlu berhati-hati. Sebab, lokasi yang berada di Jalan Ahmad Yani itu masih tergenang air setinggi 30 cm hingga pukul 07.28 WIB.

Sementara di Jakarta Selatan, air menggenangi kawasan Tebet Timur. Genangan dikabarkan telah memasuki rumah warga. Di Jakarta Utara, air setinggi 30-60 sentimeter menggenangi Perumahan Green Garden Rorotan.

Air setinggi 50 cm dilaporkan menggenangi kawasan Asrama Polisi Pondok Karya di Jalan Tendean Jakarta Selatan. Akibatnya, arus lalu lintas dialihkan sementara.

Jalan Kemang Utara 9 juga tergenang banjir setinggi 60-120 cm. Titik banjir berada di depan Pasar Jagal. Lokasi itu tak bisa dilintasi semua jenis kendaraan bermotor untuk sementara waktu.

Pada Sabtu, 22 Februari 2020, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprakirakan kondisi ini. Hujan dengan intensitas beragam akan mengguyur seluruh wilayah DKI Jakarta.

 

Munir

Baca Selengkapnya