Anggota TNI-Polri Harus Akur Tak Boleh Lagi Ada Bentrokan

  • Fakta.News - 13 Jun 2018 | 16:37 WIB
Anggota TNI-Polri Harus Akur Tak Boleh Lagi Ada Bentrokan
Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Staf AD dan Kepala Staf Angkatan Laut, memberi contoh semangat sinergitas antar angkatan dan Polri(Foto: Humas Mabes TNI)

Jakarta – Perilaku buruk, konflik antar aparat Polri dan TNI sejatinya pantang untuk terjadi. Untuk itu, Mabes Polri mengimbau seluruh jajaran TNI-Polri harus akur.

Karena memang, Polri tidak bisa bekerja sendiri untuk mengamankan Indonesia. Baik Polri maupun TNI, harus ada kerja sama yang baik untuk menjaga dan mengamankan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini. Dengan begitu TNI-Polri harus akur.

Karena itu, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto menyayangkan insiden perkelahian, yang terjadi beberapa hari terakhir ini antara oknum anggota Polri dan oknum anggota TNI, di wilayah Bogor dan Cijantung.

Baca Juga:

Insiden serupa, lanjut Setyo, tidak boleh lagi terjadi di kemudian hari, karena itu Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan menginstruksikan anggotanya untuk akur satu sama lainnya, sehingga keamanan Indonesia bisa terjaga dengan baik.

“Kalau untuk pengamanan, ya pasti kita butuh TNI, kalau untuk di lalu lintas kita juga butuh dari Kementerian Perhubungan. Kalau di pasar, kita butuh satgas pangan. Makanya harus ada kerja sama yang baik antar stakeholder,” tutur Setyo, Rabu (13/6/2018)

  • Halaman :
  • 1
  • 2
  • 3

BACA JUGA:

Tulis Komentar