Connect with us

Tewas Dibunuh Suku Sentinel, Catatan John Allen Chau Ungkap Kematiannya

john allen
John Allen Chau.(Foto: Instagram/John)

Jakarta – Tak kehabisan akal, saat mendekati bibir pantai, John Allen Chau langsung lompat ke arah kayak dan mengayuhnya sendiri. Usaha pertamanya ini tidak berjalan lancar.

“Dua anggota suku Sentinel bersenjata, datang mendekat sambil berteriak. Masing-masing dari mereka memiliki dua anak panah. Aku berteriak: ‘Namaku John. Aku dan Jesus mencintai kalian’,” tulis John dalam suratnya.

Sambil mengatakan itu, ia berusaha memberikan mereka ikan. Namun, anggota suku Sentinel terus mendekat.

“Aku ketakutan. Namun, lebih banyak rasa kecewa karena mereka tidak menerimaku,” tutur John. Ia pun terombang-ambing di lautan karena tidak bisa mendekat.

John memang nekat melakukan hal yang sepertinya tidak mungkin. Selama ini, diketahui bahwa suku Sentinel tidak pernah menerima kedatangan orang lain di luar anggota kelompoknya. Antropolog, pembuat film, dan pejabat pemerintah, telah mencoba mendekati mereka, tetapi selalu terpaksa mundur karena disambut oleh busur dan panah.

Orang-orang Sentinel mengunci diri mereka dari dunia modern. Kelompok pemburu-pengumpul tersebut bertahan hidup dengan memakan kura-kura dan babi, serta tinggal di dalam pondok.

Meski sudah tahu kenyataannya, tetapi John berharap bisa menembus dan masuk ke Pulau Sentinel Utara. Ia bahkan menyiapkan beberapa ‘kado’ seperti gunting, peniti, alat memancing, dan bola, untuk diberikan kepada mereka.

Sayangnya, seperti yang ditulis John Allen sebelum ia meninggal, suku Sentinel terlihat bingung dan sangat tidak ramah atas kehadirannya.

Baca Juga:

  • Halaman :
  • 1
  • 2
Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

GAYA HIDUP

Studi: Lapisan Es Antartika Menipis Lebih Cepat Dibanding Sebelumnya

Oleh

Fakta News
antartika
Antartika (Foto: NASA via nyt.com)

Jakarta – Kondisi Antartika makin merisaukan saja. Menurut data terakhir, mencairnya es di permukaan benua seluas gabungan Amerika Serikat dan Meksiko itu meningkat lima kali lebih cepat dibanding tahun 1990-an.

Penelitian terbaru yang mempelajari data satelit selama 25 tahun, menunjukan seperempat luas lapisan es di Antartika Barat saat ini sedang tidak stabil. Beberapa gletser terbesarnya mengalami penipisan lebih dari 120 meter.

Saat iklim menghangat, naiknya permukaan laut menjadi salah satu ancaman paling signifikan yang dihadapi umat manusia. Hilangnya lapisan es di AntartikaBarat saja dapat meningkatkan permukaan air laut hingga lima meter.

“Kita bisa melihat dengan jelas sekarang bahwa gelombang penipisan telah menyebar dengan cepat. Di beberapa gletser Antartika yang paling rentan,” kata Andy Shepherd, pemimpin penelitian dari University of Leeds.

“Bersama-sama, hilangnya es di Antartika Barat dan Timur sudah menyumbang kenaikan laut global sebanyak 4,6 milimeter sejak 1992,” tambahnya.

Menurut studi yang dipublikasikan pada jurnal Geophysical Letters, para ilmuwan mendeskripsikan sebuah wilayah dengan kata ‘tidak stabil’ ketika es mencair dengan kecepatan yang lebih tinggi dibanding saat mereka terisi kembali dengan salju.

Para ilmuwan dari UK Centre for Polar Observation and Modelling menggunakan data satelit dari European Space Agency untuk melacak perubahan salju dan lapisan es di seluruh benua. Mereka membuat lebih dari 800 juta pengukuran secara total.

Baca juga:

Baca Selengkapnya

GAYA HIDUP

Biar Makin Irit, Ikuti Cara Menghemat BBM Ini Selama Mudik

Oleh

Fakta News
mudik
Ilustrasi.

Jakarta – Sebagian masyarakat Indonesia rela menghabiskan anggaran yang cukup besar untuk mudik. Mereka harus menyisihkan uang untuk biaya perjalanan, rekreasi di kampung halaman, hingga memberikan uang saku untuk tetangga dan kerabat. Karena itu, pemudik mesti pintar putar otak untuk menghemat keuangan.

Salah satunya memangkas biaya perjalanan. Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi bisa mengurangi biaya bensin atau bahan bakar dengan menerapkan gaya eco driving. Tak hanya itu, ada sejumlah trik agar konsumsi bahan bakar mobil lebih ekonomis. Berikut ini tip dan triknya.

1. Akselerasi Kendaraan Secara Perlahan

Melakukan Eco-driving sangatlah mudah. Pertama dan yang terpenting, Anda harus berkendara dengan tenang, tanpa tergesa-gesa. Hindari Stop and Go secara mendadak dan sering-seringlah melakukan akselerasi secara perlahan.

2. Jaga Kecepatan Kendaraan

Berkendara dengan kecepatan stabil memang cukup sulit dilakukan, apalagi kalau jalanan sedang sepi. Secara spontan, kebanyakan pengendara akan memacu kendaraan sekencang mungkin. Namun untuk Eco-driving, hal ini harus dihindari.

Kecepatan yang stabil merupakan bagian penting dari Eco-driving. Anda harus mengontrol kecepatan kendaraan secara bijak, hindari menaikkan kecepatan yang tidak perlu, serta rem mendadak.

Baca juga:

Baca Selengkapnya

GAYA HIDUP

Buka Puasa dengan Makanan Ini Cepat Pulihkan Energi

Oleh

Fakta News
puasa
Kurma.

Jakarta – Seharian berpuasa tentu saja menyebabkan energi kita akan berkurang. Apalagi, saat berpuasa kita tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Tubuh kita pun sedikit lemah dan lemas. Nah, untuk itu, jenis makanan saat berbuka puasa menjadi begitu penting untuk memulihkan energi.

Untuk memulihkan kembali energi dalam tubuh yang sudah hilang, dianjurkan pula untuk menyegerakan berbuka. Makanan sehat apa saja yang mampu memulihkan energi setelah puasa? Simak ulasannya berikut ini.

1. Kurma

Kurma menjadi salah satu buah paling populer selama bulan puasa dan makanan ini pun sangat dianjurkan untuk berbuka puasa. Bentuknya yang kecil, berwarna merah kecokelatan, dan manis ini sangat cocok untuk dijadikan makanan buka puasa. Mengapa?

Kurma mengandung karbohidrat tinggi, salah satu komponen pentingnya adalah fruktosa. Jenis gula alami yang disebut dengan fruktosa ini, nantinya akan diolah oleh tubuh sebagai sumber energi. Itulah sebabnya makan kurma saat berbuka bisa memberikan Anda stamina setelah seharian berpuasa.

Bukan hanya itu, kurma juga kaya akan mineral, vitamin, serat, dan antioksidan yang baik untuk sistem pencernaan, fungsi otak, kesehatan tulang, dan membantu tubuh untuk menangkal radikal bebas. Bahkan, kurma memiliki potensi untuk mengendalikan kadar gula darah karena memiliki indeks glikemiks yang rendah sehingga aman dikonsumsi untuk pasien diabetes.

2. Madu

Tahukan Anda madu bisa jadi pengganti gula? Saat Anda membuat teh manis, madu bisa dijadikan pengganti gula yang biasanya sering Anda pakai. Bahkan, madu dipandang lebih baik dalam hal kesehatan dibanding dengan gula atau pemanis buatan lainnya. Nah, madu ini punya manfaat bagus bila kita mengonsumsinya saat berbuka puasa.

Madu mengandung tinggi kalori karena kaya akan fruktosa, maltosa, sukrosa, dan glukosa sehingga sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah olahraga. Tentunya juga sangat bermanfaat untuk memulihkan energi setelah puasa.

Selain gula alami, madu mengandung banyak antioksidan tanpa lemak atau protein sehingga mampu meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh sehingga mencegah terjadinya peradangan dan menjaga tekanan darah tetap normal. Ini kemungkinan sangat bermanfaat bila Anda merupakan salah satu penggemar makanan berlemak atau berminyak.

Baca juga:

Baca Selengkapnya