Benarkah Ayah Donald Trump Terlibat Ku Klux Klan?

  • Fakta.News - 22 Ags 2017 | 15:06 WIB
Benarkah Ayah Donald Trump Terlibat Ku Klux Klan?
trump-dad-kkk-1927-865x452

Fred Trump dan berita New York Times tahun 1927

Klaim

Ayah Donald Trump ditangkap disaat kerusuhan aksi Ku Klux Klan (KKK) pada tahun 1927?

Fakta

Sebagian benar dan sebagian salah.

Apa yang benar?

Artikel New York Times yang dimuat pada tahun 1927  yang berjudul Fred Trump salah satu yang ditangkap setelah “kerusuhan” yang melibatkan polisi New York City dan pendukung Ku Klux Klan pada sebuah aksi “parade peringatan”.

Apa yang salah?

Artikel tersebut tidak melaporkan bahwa Fred Trump adalah termasuk anggota KKK maupun pendukungnya, atau bahwa dia telah didakwa melakukan kejahatan sehubungan dengan acara KKK tersebut.

Sumber Berita

Pada tanggal 9 September 2015, situs web BoingBoing menerbitkan sebuah artikel  yang merujuk sebuah arsip  New York Times  dari tahun 1927, yang melaporkan bahwa ayah Presiden Donald Trump, Fred Trump ditangkap sehubungan dengan acara KKK:

Menurut artikel di New York Times yang diterbitkan pada bulan Juni 1927, seorang pria dengan nama dan alamat ayah Donald Trump dituntut setelah anggota Klan menyerang polisi di Queens, NY.

Pada tahun 1927, ayah Donald Trump berusia 21 tahun, dan belum menjadi tokoh terkenal. Beberapa sumber melaporkan bahwa tempat tinggalnya saat di alamat yang sama.

Namun, ini bukan bukti bahwa Trump senior – yang kemudian akan menjadi milyuner pengembang real estat – adalah anggota Ku Klux Klan atau bahkan hadir di acara tersebut. Meskipun berbagi pengacara dengan orang-orang lain yang ditangkap. Bisa jadi dia mungkin seorang saksi yang tidak bersalah, salah tangkap, atau salah tempat pada saat kejadian kacau dan rusuh.

Seseorang di Bagian Catatan Departemen Kepolisian NYC mengatakan bahwa laporan penangkapan terhadap Fred Trump sejauh ini tidak tersedia dalam bentuk apapun.

BoingBoing menyertakan salinan artikel  New York Times , dengan materi sumber yang ada di   arsip berbasis web New York Times. Artikel tersebut melaporkan sebuah “pertempuran bebas-untuk semua di Jamaica” pada bulan Mei 1927 yang melibatkan 100 polisi dan 1.000 anggota Klan di Jamaika – Manhattan parade, Queens:

trump-dad-kkk

Nama Trump senior muncul satu kali dalam artikel tersebut, di akhir sebuah bagian yang berjudul “Tahanan dilepaskan.” Rincian tentang tuntutan diajukan terhadap orang lain disertakan, namun untuk Trump hanya mengatakan telah “dipulangkan” (tanpa informasi lebih lanjut tentang Keterlibatan atau kesalahannya):

trump-dad-kkk-2

Seperti yang dilansir BoingBoing, informasi yang tersedia dalam artikel tersebut sulit menyimpulkan apakah ayah Trump terlibat langsung dalam huru-hara atau hanya seorang penonton yang kebetulan kebetulan berada di tempat yang salah pada waktu yang salah. Oranglain yang ditangkap dikenai berbagai tuduhan pelanggaran mulai dari penyerangan yang brutal hingga perilaku tidak tertib, tapi Trump tidak disebutkan namanya dalam tuduhan pidana kecil sekalipun. Menurut BoingBoing, New York City tidak lagi memegang informasi tentang penangkapan yang dilakukan sejak tahun 1927, sehingga tidak mungkin bisa untuk memverifikasi secara independen laporan Times yang asli tersebut.

Pada tanggal 22 September 2015,  New York Times menerbitkan sebuah wawancara dengan Donald Trump, transkrip yang diawali dengan berikut ini: Tanggapan langsung jawab Donald Trump – Bantahannya yang mendadak atas fakta yang ditunjukkan kepadanya beberapa saat sebelum dikonfirmasi; Berulang kali dia menegaskan bahwa tidak ada tuduhan diajukan terhadap ayahnya sehubungan dengan insiden yang ditunjukkan.

Berikut wawancara mengenai masalah penangkapan Fred Trump:

Tanya: Pernahkah Anda mendengar tentang polisi New York menangkap Fred Trump yang tinggal di alamat Devonshire pada tahun 1927 setelah aksi unjuk rasa Ku Klux Klan berubah menjadi kerusuhan?

Donald Trump: Benar-benar salah, Kami tinggal di Wareham. Devonshire – aku tahu ada jalan Devonshire tapi kurasa ayahku tidak pernah tinggal di Devonshire.

Tanya: Catatan kependudukan menunjukkan bahwa dia tinggal di sana bersama ibu Anda. Tapi, Anda tidak pernah mendengar kisah itu?

Donald Trump:Tidak pernah terjadi. Dan itu omong-omong, saya melihat itu dikatakan oleh sebuah situs kecil. Itu tidak pernah terjadi. Dan mereka bilang tidak ada tuduhan, tidak ada apa-apa. Tidak adil untuk menuduh, jujur saja, karena tidak ada tuduhan. Mereka mengatakan ada tuduhan, tapi sama sekali tidak ada tuduhan, sama sekali salah. Seseorang menunjukkan situs itu kepada saya – itu adalah situs kecil dan seseorang melakukan itu. Omong-omong, apakah Anda memperhatikan bahwa tidak ada tuduhan? Nah, jika tidak ada tuduhan yang berarti tidak boleh disebutkan. Karena ayah saya, tidak ada tuduhan kejahatan terhadap dia, saya tidak tahu tentang orang lain yang terlibat. Jadi itu hanya asumsi bahwa itu adalah dia – saya bahkan tidak berpikir itu dia, saya bahkan tidak pernah mendengarnya. Jadi sangat tidak adil untuk dikatakan demikian. Itu tidak pernah terjadi.

Trump meralat kembali pernyataan bahwa itu bukan ayahnya, “Dan omong-omong, ayahku tidak terlibat, tidak pernah dituntut dan aku bahkan tidak pernah mendengar ini sebelumnya. Apa? Ini keluar di situs web dan Anda akan menuliskannya di The New York Times ?”

“Seharusnya tidak ditulis karena tidak pernah terjadi, No. 1. Dan Nomor 2, tidak ada yang dituntut” Jawab Trump dengan ketus.

Meskipun mungkin Trump tua menghadiri acara tersebut bersama dengan pendukung KKK dan anggota Klan, mungkin saja dia sedang beraktivitas di lingkungannya sendiri dan ikut disapu bersih oleh polisi, kemudian tanpa sadar menemukan dirinya berada di tengah kerusuhan yang luar biasa. Mungkin saja?

K.R – Snopes

BACA JUGA:

Tulis Komentar