Connect with us

Terisi 56,8 Persen, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 3.409 Pasien Covid-19

Jakarta – Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Wisma Atlet, Jakarta Pusat, berjumlah 3.409 orang. Jumlah itu berdasarkan data per Kamis (18/2/2021) pukul 08.00 WIB.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, ada penambahan jumlah pasien dibanding data sehari sebelumnya.

“Jumlahnya bertambah 65 orang dari hari kemarin. Semula 3.344 orang menjadi 3.409 orang,” kata Aris dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Aris menyebutkan, 3.409 pasien itu terdiri dari 1.727 laki-laki dan 1.682 perempuan. Mereka mengalami gejala ringan hingga sedang. Mereka dirawat di empat tower, yakni tower 4, 5, 6 dan 7.

Adapun kapasitas tempat tidur di keempat tower itu adalah 5.994. Sehingga saat ini keterisian tempat tidur di RS Wisma Atlet adalah 56,8 persen. Ada 2.585 tempat tidur yang masih tersisa atau 43,2 persen.

Sementara itu, sejak beroperasi 23 Maret hingga hari ini, akumulasi pasien yang dirawat di RS Wisma Atlet mencapai 62.170 orang. Pasien yang sudah keluar sebanyak 58.761 orang, dengan rincian pasien rujuk ke RS lain 649 orang, pasien sembuh 58.028 orang, dan meninggal 84 orang.

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

Komitmen Gubernur Sumbar, Kepri, dan Bengkulu Usai Dilantik untuk Penanganan COVID-19 dan Pulihkan Ekonomi

Oleh

Fakta News

Jakarta – Ketiga Kepala Daerah yang baru saja dilantik Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, hari ini, Kamis (25/02/2021), mengungkapkan komitmennya untuk fokus dalam upaya penanganan COVID-19 serta pemulihan dan penguatan ekonomi.

Ketiga kepala daerah tersebut adalah Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

“Kita akan prioritaskan untuk bagaimana penanganan COVID-19. Selanjutnya adalah penguatan ekonomi masyarakat dan penguatan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah),” ujar Gubernur Sumbar Mahyeldi dalam keterangan persnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Pihaknya, imbuh Mahyeldi, juga akan meningkatkan kemudahan akses permodalan bagi kurang lebih 590 ribu UMKM yang tersebar di seluruh daerah di Sumbar.

Lebih lanjut Mahyeldi mengatakan penguatan ekonomi masyarakat tersebut akan dilakukan berbagai sektor, seperti pertanian, peternakan, perikanan, kelautan, dan sektor lainnya.

Bersama Wakil Gubernur (Wagub) Audi Joinaldy, Mahyeldi juga berkomitmen untuk meningkatkan pariwisata serta pendidikan dan kebudayaan di Sumbar.

Hal senada juga disampaikan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang bersama dengan Wakil Gubernur (Wagub) Marlin Agustina akan fokus pada penanganan COVID-19 dan upaya pemulihan ekonomi.

“Dalam membangun Kepri ke depan fokus/prioritas kita pada dua hal, pertama, penanganan COVID-19, kemudian yang kedua, kita fokus akan melaksanakan recovery ekonomi,” ujar Ansar Ahmad.

Menurut Ansar, pandemi COVID-19 harus ditangani dengan serius agar berbagai aktivitas ekonomi dan sosial dapat berjalan dengan baik.

Terkait pemulihan ekonomi, Gubernur Kepri mengatakan, wilayah yang dipimpinnya pernah mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen dengan kawasan Batam sebagai lokomotif utamanya.

Namun, di masa pandemi ini, ia mengakui adanya penurunan ekonomi yang signifikan. Hal itu disebabkan karena sebagian besar aktivitas ekonomi Kepri berorientasi ekspor dan pariwisata.

“Kami bersama Wakil Gubernur dan semua stakeholder di Kepri akan berusaha secepat mungkin melakukan usaha-usaha recovery ekonomi,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan akan melakukan upaya untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayahnya dengan mengoptimalkan pemanfaatan komoditas unggulan Bengkulu, baik di sektor pertanian, perkebunan, maupun hasil dari kawasan pesisir dan laut.

“Ada satu pulau terluar, Pulau Enggano, ini juga sangat potensial dalam rangka pengembangan pariwisata yang berbasis dengan wilayah pesisir laut, pengembangan komoditas kopi, kemudian sawit, karet, dan sebagainya,” ujar Rohidin.

Gubernur Bengkulu menekankan, pihaknya akan mengedepankan hilirisasi industri dalam pengembangan komoditas tersebut.

Lebih lanjut, Rohidin mengatakan akan mendorong pengembangan UMKM di wilayahnya, salah satunya dengan menyinergikan dengan sektor pariwisata. Di Bengkulu, ungkapnya, tengah dikembangkan Program Dedi Dewi (Desa Digital, Desa Wisata) yang sejalan dengan kebijakan Presiden Jokowi. Kopi sebagai komoditas unggulan Bengkulu, Rohidin mencontohkan, menjadi komoditas utama pada Warung Kopi Digital.

“Menyinergikan antara desa digital dengan desa wisata dari 1.431 desa di Bengkulu. Sehingga nantinya akan menjadi pemicu di mana warung kopi digital akan menggerakkan ekonomi pada tingkat desa, yang betul-betul selaras dengan era digitalisasi sekarang dan apalagi di era pandemi COVID-19,” tandasnya.

Baca Selengkapnya

BERITA

Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Kepri, dan Bengkulu

Oleh

Fakta News

Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik Mahyeldi dan Audy Joinaldy sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatra Barat (Sumbar), Ansar Ahmad dan Marlin Agustina sebagai Gubernur dan Wagub Kepulauan Riau (Kepri), serta Rohidin Mersyah dan Rosjonsyah sebagai Gubernur dan Wagub Bengkulu, Kamis (25/02/2021) pagi, di Istana Negara, Jakarta.

Acara pelantikan diawali dengan penyerahan petikan Surat Keputusan Presiden (Keppres) oleh Presiden kepada masing-masing Calon Gubernur dan Calon Wagub di Istana Merdeka dengan penyesuaian terhadap protokol kesehatan.

Usai penyerahan petikan SK, Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama ketiga pasangan Calon Gubernur dan Calon Wagub melakukan prosesi kirab dari Istana Merdeka menuju Istana Negara untuk selanjutnya dilakukan Upacara Pelantikan.

Berbeda dengan sebelumnya, di masa pandemi ini Kirab dilakukan dengan jumlah barisan pasukan yang lebih sedikit, yaitu hanya dengan empat orang personil.

Upacara pelantikan diawali dengan kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya diikuti dengan pembacaan Keppres Nomor 40P Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat, Kepulauan Riau, dan Bengkulu Masa Jabatan Tahun 2021-2024 yang berlaku sejak saat pelantikan.

Usai pembacaan Keppres, kemudian dilakukan pengambilan sumpah jabatan ketiga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban sebagai gubernur/sebagai wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan.

Upacara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada kedua pasangan kepala daerah yang telah dilantik oleh Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin diikuti foto bersama dengan masing-masing pasangan Gubernur dan Wagub.

Hadir dalam kesempatan ini antara lain Menteri Koordinator Bidang Polhukam Mahfud MD, Mendagri Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Baca Selengkapnya

BERITA

Latihan Dasar CPNS, Ganjar Tawari CPNS Kabupaten atau Kota Untuk Magang Dengannya

Oleh

Fakta News

Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menawarkan peserta Latihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Kota Tahun 2021 untuk magang bersamanya. Tawaran langka ini dibuka oleh Ganjar untuk lima hingga sepuluh CPNS di kabupaten dan kota pada Provinsi Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Ganjar, saat memberikan materi jam pimpinan via daring pada acara Latihan Dasar (Latsar) CPNS Kabupaten Kota tahun 2021, di rumah dinasnya, Kamis (25/2/2021). Ganjar mengatakan bila menjadi PNS maka harus siap jadi pelayan rakyat.

“Teman-teman selamat datang, anda akan bergaul dengan sistem yang tidak mudah. Maka dalam sebuah organisasi perlu kiranya teman-teman punya satu cita-cita, punya visi dan setting agenda,” ucap Ganjar usai membuka Latsar CPNS secara daring.

Dalam kesempatan itu, Ganjar sempat berinteraksi dengan para peserta Latsar melalui forum chat. Ganjar bertanya, apa saja persoalan yang menyebalkan berkaitan dengan pemerintahan.

Sebagian dari peserta Latsar mengatakan hal yang menyebalkan yakni tentang lambatnya birokrasi, korupsi, pelayanan yang lambat, jam pelayanan yang molor, gratifikasi dan pungli.

Merespon hal itu, Ganjar memberikan apresiasi kepada peserta Latsar yang menjawab pertanyaanya. Ia kemudian menceritakan bahwa dalam masa kepemimpinannya, tak sedikit pejabat eselon yang dipecat karena berkaitan dengan persoalan-persoalan itu.

“Mumpung anda baru mulai masuk, tanamlah dan peganglah dengan konsisten (visinya). Siap jadi babunya rakyat? apakah anda siap diinjak-injak oleh rakyat? apakah anda semua siap untuk dikritik oleh rakyat? anda dicaci maki oleh rakyat?,” tegas Ganjar.

Sejurus dengan rentetan pertanyaan itu, Ganjar memberikan tawaran kepada para peserta Latsar CPNS untuk magang kepadanya.

“Kira-kira kalau saya tanya gini, siapa di antara anda yang nanti kalau ada kesempatan magang, pengin magang sama pak gubernur?,” tanya Ganjar yang kemudian mendapatkan respon positif dalam forum chat.

Bukan tanpa alasan, lanjut Ganjar, tawaran ini diberikan karena dirinya ingin memiliki Kader PNS di Kabupaten Kota dengan integritas tinggi, progresif namun tetap menjunjung ideologi bangsa.

“Saya ingin mengkader betul-betul, ada PNS masa depan, PNS milenial, dengan gaya pikiran yang progresif tapi tetap santun, tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan, nilai pancasila, pluralisme, menjaga integritas, wah itu akan sangat luar biasa,” tegasnya.

Membaca isi forum chat, Ganjar lantas meminta pada Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah. Arief Irwanto agar memilih lima hingga sepuluh peserta Latsar CPNS di Kabupaten dan Kota untuk bisa magang dengannya.

“Boleh dong temen-temen ya, dari BPSDMD pak Arif, saya kepengin nanti di antara beberapa ini boleh magang ke saya. Saya akan berikan seterbuka mungkin dari beberapa orang, mungkin boleh lima atau sepuluh orang, silahkan magang ke saya,” ucap Ganjar.

Baca Selengkapnya