Connect with us

10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Webometrics: UI, ITB, UB Ada di 3 Besar

Universitas Indonesia

Jakarta – Webometrics Ranking of World Universities baru-baru ini merilis daftar peringkat universitas terbaik di dunia 2020. Pemeringkatan ini diperbarui setiap Januari dan Juli.

Adapun pemeringkatan universitas tersebut dinilai berdasarkan website universitas masing-masing, visibilitas, dan dampak dari publikasi web sesuai dengan jumlah pranala luar yang diterima.

Selain itu, ada empat aspek yang dinilai Webometrics dalam pemeringkatan ini, antara lain presence, impact, openness, dan excellence.

Presence diukur berdasarkan jumlah situs web, termasuk sub domain yang ada di suatu perguruan tinggi. Untuk aspek impact dinilai dari banyaknya backlink dari situs luar. Kemudian, aspek opnenness diukur dari jumlah file berbagai jenis (.pdf, .doc, .ps, .eps, .docx, .ppt, atau .pptx), yang dapat diakses dan terhubung dengan domain situs universitas. Sementara, aspek excellence dinilai berdasarkan jumlah artikel publikasi ilmiah karya civitas akademika universitas tersebut.

Dilansir dari situs resmi Webometrics, Universitas Indonesia (UI) tetap menjadi urutan teratas universitas atau perguruan tinggi negeri di Indonesia pada Juli 2020. Sebelumnya, UI juga menduduki urutan teratas pada Januari 2020.

10 universitas terbaik di Indonesia versi Webometrics (http://www.webometrics.info/en/Asia/indonesia)

Berikut 10 universitas atau perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi Webometrics:

  1. Universitas Indonesia (UI)

Rincian ranking UI dari keempat aspek sebagai berikut:

Aspek presence: peringkat 158

Aspek impact: peringkat 465

Aspek openness: peringkat 774 Aspek excellence: peringkat 1286

Untuk peringkat dunia, UI menempati posisi ke-693.

  1. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Rincian ranking ITB dari keempat aspek sebagai berikut:

Aspek presence: peringkat 544

Aspek impact: peringkat 875

Aspek openness: peringkat 921

Aspek excellence: peringkat 1416

Untuk peringkat dunia, ITB menempati posisi ke-891.

  1. Universitas Brawijaya (UB)

Rincian ranking UB dari keempat aspek sebagai berikut:

Aspek presence: peringkat 171

Aspek impact: peringkat 767

Aspek openness: peringkat 999

Aspek excellence: peringkat 246

Untuk peringkat dunia, UB menempati posisi ke-1.169.

  1. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)

Rincian ranking ITS dari keempat aspek sebagai berikut:

Aspek presence: peringkat 773

Aspek impact: peringkat 1244

Aspek openness: peringkat 1230

Aspek excellence: peringkat 1840

Untuk peringkat dunia, ITS menempati posisi ke-1210.

  1. Telkom University/Universitas Telkom

Aspek presence: peringkat 507

Aspek impact: peringkat 763

Aspek openness: peringkat 1817

Aspek excellence: peringkat 2920

Untuk peringkat dunia, ITS menempati posisi ke-1210.

  1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Rincian ranking UGM dari keempat aspek sebagai berikut:

Aspek presence: peringkat 10

Aspek impact: peringkat 658

Aspek openness: peringkat 5821

Aspek excellence: peringkat 1547

Untuk peringkat dunia, UGM menempati posisi ke-1.484.

  1. Universitas Airlangga (Unair)

Rincian ranking Unair dari keempat aspek sebagai berikut:

Aspek presence: peringkat 252

Aspek impact: peringkat 1174

Aspek openness: peringkat 1140

Aspek excellence: peringkat 2988

Untuk peringkat dunia, Unair menempati posisi ke-1.540.

  1. Universitas Sumatera Utara (USU)

Rincian ranking USU dari keempat aspek sebagai berikut:

Aspek presence: peringkat 362

Aspek impact: peringkat 3372

Aspek openness: peringkat 1386

Aspek excellence: peringkat 1740

Untuk peringkat dunia, USU menempati posisi ke-1.564.

  1. Universitas Diponegoro (Undip)

Rincian ranking Undip dari keempat aspek sebagai berikut:

Aspek presence: peringkat 391

Aspek impact: peringkat 624

Aspek openness: peringkat 5821

Aspek excellence: peringkat 2082

Untuk peringkat dunia, Undip menempati posisi ke-1.738.

  1. Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta

Rincian ranking UNS dari keempat aspek sebagai berikut:

Aspek presence: peringkat 266

Aspek impact: peringkat 473

Aspek openness: peringkat 5821

Aspek excellence: peringkat 2769

Untuk peringkat dunia, UNS menempati posisi ke-1.897.

Baca Selengkapnya
Tulis Komentar

BERITA

PP Muhammadiyah: 1 Syawal Jatuh Pada 13 Mei 2021

Oleh

Fakta News

Jakarta – PP Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1442 jatuh pada tanggal 13 Mei 2021. Hasil itu berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Hal itu tertuang dalam Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2021. Maklumat ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir pada tanggal 26 Januari 2021.

Pada maklumat itu dijelaskan bahwa ijtimak jelang Syawal 1442 terjadi pada Rabu, 12 Mei sekitar pukul 02.03.03 WIB.

Tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta hilal sudah wujud serta di seluruh wilayah Indonesia pada saat terbenam matahari itu bulan berada di atas ufuk.

“1 Syawal 1442 H jatuh pada hari Kamis Wage, 13 Mei 2021 M,” kata maklumat yang diterima redaksi, Minggu (9/5/2021).

“Demikian maklumat ini disampaikan agar menjadi panduan bagi warga Muhammadiyah dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah Nya kepada kita,” sambungnya.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penentuan awal bulan Syawal 1442 Hijriah pada Selasa, 11 Mei 2021. Sidang isbat tersebut digelar pada hari ke-29 Ramadhan.

“Isbat awal Syawal digelar 11 Mei 2021 atau 29 Ramadhan 1442 H secara daring dan luring,” ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, dalam keterangan tertulis, Rabu (5/5/2021).

Kamaruddin mengatakan sidang isbat penentuan awal Idul Fitri itu akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Menurutnya, sidang isbat hanya akan dihadiri fisik secara terbatas.

“Sesuai protokol kesehatan, undangan untuk menghadiri sidang dibatasi, hanya dihadiri Menag dan Wamenag, Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR, serta sejumlah Dubes negara sahabat dan perwakilan ormas,” ucapnya.

Baca Selengkapnya

BERITA

100 Hari Kapolri, 419 Konten Medsos Ditegur Terkait Hate Speech

Oleh

Fakta News
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Jakarta – Sebanyak 419 konten di akun media sosial (medsos) ditegur dalam kurun waktu 100 hari kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ratusan konten akun itu ditegur lewat Virtual Police, program yang digagas Sigit dengan sasaran akun-akun yang dinilai melakukan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), seperti memuat konten ujaran kebencian dan SARA.

“419 akun yang ditegur, sebanyak 274 di antaranya dinyatakan lolos verifikasi,” kata Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/5/2021).

Maksud dari lolos verifikasi adalah konten tersebut dinilai memenuhi unsur ujaran kebencian berdasarkan SARA. Jumlah konten akun medsos yang ditegur itu direkapitulasi dari 23 Februari sampai 3 Mei 2021.

Slamet juga menyebut 98 konten yang tidak lolos verifikasi. Sementara itu, untuk 47 konten lainnya masih dalam proses verifikasi.

Virtual Police dibuat Sigit untuk merespons arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar polisi berhati-hati dalam menerapkan pasal-pasal UU ITE dan arahan agar penegakan hukum mengedepankan restorative justice.

Baca Selengkapnya

BERITA

Ditargetkan Rampung Juli 2021, Bendungan Ciawi Dukung Pengendalian Banjir di Jakarta

Oleh

Fakta News

Jakarta – Sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi kerentanan kawasan metropolitan Jakarta dari bencana banjir, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan dua bendungan kering (dry dam) yakni Bendungan Sukamahi dan Ciawi di Kabupaten Bogor.

Pembangunan kedua bendungan merupakan bagian dari rencana induk pengendalian banjir (flood control) Jakarta yang sesuai kontrak kerja akan rampung tahun 2021.

Progres konstruksi Bendungan Ciawi yang dimulai pembangunannya sejak Desember 2016 sudah mencapai 71 persen dan pembebasan lahan 96 persen. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan optimistis untuk konstruksi bendungan ini dapat segera rampung pada Juli 2021.

“Untuk pembebasan lahan saat ini sudah selesai sehingga konstruksinya bisa selesai dalam waktu dekat,” ujarnya, dikutip dari laman Kementerian PUPR, Minggu (09/05/2021).

Basuki mengatakan, tantangan lainnya dalam pembangunan Bendungan Ciawi selain pembebasan lahan adalah cuaca terutama hujan yang masih sering terjadi hampir sepanjang tahun.

“Untuk mengatasinya kami selimuti lahan yang masih dikerjakan saat hujan. Saat tidak hujan baru dipadatkan lagi lapis demi lapis,” tuturnya.

Setelah rampung, Menteri PUPR berpesan agar kondisi sekitar bendungan kembali dihijaukan dengan ditanami pohon. Hal ini sebagai konservasi alam pada area sabuk hijau atau greenbelt.

Pembangunan Bendungan Ciawi merupakan bagian dari rencana induk (masterplan) Pengendalian Banjir Jakarta. Bendungan Ciawi direncanakan memiliki volume tampung 6.05 juta meter kubik dan luas genangan 39.40 hektare.

Bendungan ini didesain untuk mengurangi debit banjir yang masuk ke Jakarta dengan menahan aliran air dari Gunung Gede dan Gunung Pangrango sebelum sampai ke Bendung Katulampa yang kemudian mengalir ke Sungai Ciliwung. Rampungnya pembangunan Bendungan Ciawi akan mereduksi banjir sebesar 111,75 meter per detik.

Baca Selengkapnya